Berakhir sudah spekulasi tentang masa depan Mark Cavendish. Pembalap asal Inggris ini diklaim memutuskan bertahan di Deceuninck-QuickStep pada musim 2022. Tim yang terdaftar di Belgia tersebut akan berubah mana menjadi QuickStep-Alpha Vinyl mulai tahun depan.

Cavendish memang menganggap QuickStep sebagai rumah keduanya. Ia pernah berjaya bersama tim ini pada masa lampau. Ketika sedang terseok-seok karena performa merosot, yang membuat kariernya di ujung tandung, Cavendish tetap diterima dengan hangat oleh keluarga besar QuickStep.

Sambutan serta perlakuan di tim QuickStep membuat Cavendish menemukan tajinya kembali. Mantan pembalap Team Sky itu berhasil bangkit. Puncaknya, Cavendish membawa pulang jersey hijau di Tour de France 2021. Kemenangan inilah seolah menegaskan bahwa Cavendish masih jauh dari kata pensiun. Ia belum habis.

Setelah musim yang spektakuler sepanjang 2021 itu, Cavendish mulai membicarakan kontrak baru di QuickStep. Negosiasi memang berjalan lambat karena ia disebut meminta kenaikan gaji yang cukup signifikan. Maklum, saat sepakat untuk pulang ke QuickStep pada akhir 2019 lalu, Cavendish sudi menerima gaji minimum.

Proses negosiasi itu tampaknya sudah menemui titik terang. Bos QuickStep Patrick Lefevere mengatakan bahwa ia dan sang superstar telah sepakat memperpanjang masa bakti. "Mark menginginkan perpanjangan dari dongengnya. Sementara saya tidak ingin mengambil mimpi itu darinya," kata Lefevere dilansir Cyclingnews.

Lefevere menambahkan, meski Cavendish sudah berusia 36 tahun, namun sang pembalap masih kaus dari kata pensiun. Rider berjuluk Manx Missile ini tak ingin kalah semangat dari yang lebih muda. Ia berharap tenaganya masih berguna untuk skuad berjuluk Pasukan Serigala itu.

"Mark sangat memperhatikan citranya dan saya mengerti itu. Butuh waktu lama, ya. Namun, itu tidak membuat saya tidak sabar dalam arti bahwa saya tahu itu akan tetap terjadi. Tetapi pada titik tertentu Anda menyerahkannya dan ketika kontrak selesai, biarkan orang-orang melakukannya," imbuhnya.

QuickStep juga sudah memulai masa persiapan menyambut musim depan. Meski belum dirilis secara resmi, mereka sudah memiliki gambaran tentang ke mana Cavendish akan berlomba musim depan.

"Saya ingin Mark memenangkan etape kekelima di Paris dan mengatakan ciao di sana. Tetapi atlet yang semakin tua mengalami kesulitan mengucapkan selamat tinggal," tutur Lefevere. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 67

Foto: ASO


COMMENTS