Chris Froome akan Pensiun di ISN

Bos Israel Start-Up Nation (ISN), Sylvan Adams berbicara tentang masa depan pembalap termahalnya, Chris Froome. Menurut pengusaha asal Kanada itu, Froome tak akan pindah tim lagi. Sebab ia sudah berjanji untuk pensiun di ISN.

Froome bergabung dengan tim ini sejak 2021. Ia mengakhiri pengabdian selama satu dekade bersama tim Ineos Grenadiers (dulu Team Sky). Froome di kontrak dua musim. Berlaku hingga akhir 2022. Walau tinggal setahun, hingga saat ini belum ada pembicaraan kontrak anyar.

"Saya tidak tahu dari mana mereka mendapatkan informasi itu," kata Adams kepada Velonews. "Saya lebih suka untuk tidak membicarakan elemen apa pun dari kontrak Chris Froome. Itu informasi rahasia. Banyak yang telah ditulis tentang ini, dan banyak yang salah," katanya.

Meski menyangkal tentang durasi kontrak Froome, Adams tidak mau mengungkapkan berapa lama Froome akan mengabdi untuk ISN. Secara implisit, Adams menjelaskan bahwa durasi kontrak Froome tergantung ke sang superstar itu sendiri.

"Kami memiliki pemahaman dengan Chris Froome bahwa tim terakhirnya adalah Israel Start-Up Nation. Ia akan pensiun sebagai pebalap di tim kami. Itu adalah pemahaman ketika ia setuju untuk bergabung dengan tim kami," ungkapnya.

Sementara itu, ISN tak lagi diperkuat Dan Martin dan André Greipel yang memutuskan pensiun. Sementara Davide Cimolai dan Alexis Renard bergabung dengan Cofidis. Kemudian Hugo Hofstetter pindah ke Arkéa Samsic.

Sebagai gantinya, ISN mendapatkan Corbin Strong (SEG Racing Academy) dan Giacomo Nizzolo (Qhubeka-NextHash). Serta membajak Jakob Fuglsang dan Hugo Houle dari Astana-Premier Tech. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 62

Foto: Getty Images


COMMENTS