Sonny Colbrelli Juara Paris-Roubaix 2021

| Penulis : 

Sonny Colbrelli (Bahrain Victorious) merebahkan tubuhnya di rerumputan di tepi lintasan Roubaix Velodrome. Sekujur tubuhnya penuh lumpur. Pembalap asal Italia tersebut telah memenangkan balapan agenda WorldTour paling kejam di dunia, Paris-Roubaix 2021.

Paris-Roubaix begitu dinantikan oleh pecinta olahraga sepeda. Balapan ini kali terakhir digelar pada 2019 lalu. Saat itu Philippe Gilbert menjadi pemenangnya. Pandemi Covid-19 membuat Paris-Roubaix gagal digelar tahun lalu.

Pandemi pula yang membuat jadwal Paris-Roubaix 2021 berubah. Event ini seharusnya digelar April, tepat di musim semi. Tetapi penyelenggara memutuskan untuk menggeser jadwalnya ke Oktober. Perubahan jadwal itu membuat balapan makin seru sekaligus menyeramkan.
Sebab lomba berlangsung di lintasan yang basah akibat diguyur hujan. Jalanan berbatu kasar (cobbles) itu menjadi lebih sulit untuk dilewati. Para pembalap pun bertumbangan. Rangkaian insiden tersebut menjadikan Paris-Roubaix sebagai lomba dengan crash terbanyak musim ini.

Paris-Roubaix edisi ke-118 menempuh total jarak 257,7 kilometer. Dimulai di Compiègne, sekitar 50 mil di utara Paris. Finisnya di Velodrome André-Pétrieux di Roubaix. Lomba dibuka dengan aksi 31 pembalap breayaway di 40 kilometer setelah start. Greg van Avermaet (AG2R-Citroën) dan Jasper Philipsen (Alpecin-Fenix) termasuk di dalamnya.

Kelompok ini menyusut seiring berbagai crash yang terjadi di dalamnya. Setelah melalui empat jalanan cobbles, tersisa empat pembalap di depan, yakni Florian Vermeersch (Lotto Soudal), Nils Eekhoff (DSM), Max Walscheid (Qhubeka-NextHash), dan Luke Rowe (Ineos Grenadiers).

Seperti yang diprediksi, cuaca terus memainkan peran utama. Menjadikan Paris-Roubaix 2021 benar-benar seperti "Neraka Utara", sesuai julukannya. Walscheid crash, tak lama setelah Rowe tertangkap grup pengejar. Hanya tersisa dua nama di depan, yakni Vermeersch dan Eekhoff.
Peloton mulai pecah di sisa 70 kilometer menuju finis. Mathieu van der Poel (Alpecin-Fenix), Guillaume Boivin (Israel Start-Up Nation), dan Colbrelli memimpin serangan. Mereka bergabung dengan Vermeersch dan Tom Van Asbroeck (Israel Start-Up Nation) di 20 kilometer terakhir.

Setelah berhasil menangkap Gianni Moscon (Ineos Grenadiers) di sisa 16 kilometer, Van der Poel, Vermeersch, dan Colbrelli langsung menyerang. Setelah lebih dari enam jam balapan, ketiga debutan itu dipastikan mengisi podium Paris-Roubaix 2021.

Ketiganya memasuki velodrome bersama-sama. Vermeersch mencoba melaju menjauh di setengah putaran tersisa. Tetapi Colbrelli juaranya. Vermeersch yang berusia 22 tahun, bertahan di posisi kedua. Sementara Van der Poel menempati posisi ketiga.
"Luar biasa. Ini adalah Paris-Roubaix pertama saya dan saya berhasil memenanginya. Saya sangat senang," kata Colbrelli setelah finis.

Sang juara Eropa 2021 ini sekaligus menjadi pembalap Italia pertama yang memenangi Paris-Roubaix dalam 22 tahun terakhir. Ia mengikuti jejak Andrea Tafi (Mapei–Quick-Step) yang memenangi ajang ini pada 1999 silam. (mainsepeda)

Hasil Paris-Roubaix 2021 (Top Ten)
1. Sonny Colbrelli (Italia), Bahrain Victorious 6 jam 1 menit 57 detik
2. Florian Vermeersch (Belgia), Lotto Soudal +0
3. Mathieu van der Poel (Belanda), Alpecin-Fenix +0
4. Gianni Moscon (Italia), Ineos Grenadiers +44
5. Yves Lampaert (Belgia), Deceuninck-QuickStep +1:16
6. Christophe Laporte (Prancis), Cofidis +1:16
7. Wout Van Aert (Belgia), Jumbo-Visma +1:16
8. Tom Van Asbroeck (Belgia), Israel Start-up Nation +1:16
9. Guillaume Boivin (Kanada), Israel Start-up Nation +1:16
10. Heinrich Haussler (Australia), Bahrain Victorious +1:16

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 58

Foto: Getty Images, Bettini

Populer

Pogacar Alami Gegar Otak dan Patah Tulang, Terancam Absen di Kejuaraan Dunia
Vuelta a Espana 2026-Etape 9: Enric Mas Menang dan Pertahankan Jersey Merah
Tadej Pogacar Kecelakaan dan Mundur dari Vuelta a España 2026
Bretagne Classic - CIC 2026: Alex Aranburu Menang di Plouay
Vuelta a Espana 2026-Etape 8: Coquard Menang, Enric Mas Rebut Jersey Merah
Zidan Nouval Juara Bentang Jawa 2026, Kawinkan Gelar Ultra-Cycling 1.500 Km
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Bentang Jawa 2025: Stephen Lane Juara! Pecah Rekor Finish Under 78 Jam
Review Sensah Empire Pro 12-Speed setelah 1.000 Km Plus (Seri 2)