M. Fadli Fokus Hadapi Paralympic Games di Jepang

| Penulis : 

Muhammad Fadli Imammuddin akan menjadi satu-satunya pembalap Indonesia yang akan bertanding di ajang Paralympic Games di Jepang pada 24 Agustus hingga 5 September nanti. Fokus di disiplin track, Fadli tengah menjalani pemusatan latihan di Surakarta.

Fadli mengunci tiket ke Paralympic Games setelah finis kesembilan di dua nomor road yang diikuti, yakni time trial dan road race, di UCI Para-cycling Road World Championships. Ajang ini dilaksanakan di Cascais, Portugal pada 9-13 Juni lalu.

Meski melalui kualifikasi di nomor road, mantan juara balap motor Asia itu akan difokuskan di nomor track. Ia dianggap memiliki potensi serta catatan waktu lebih bagus di disiplin tersebut. Fadli mematangkan persiapan di Surakarta.

Ia bercerita, pola latihannya dibagi menjadi dua, yakni indoor dan di Velodrome Manahan. Sistem ini membuat pola latihan Fadli tetap berjalan meski Surakarta tengah memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

"Saya lebih banyak latihan indoor di hotel. Sebab fokus targetnya adalah power dan watt. Hasil latihan indoor diaplikasikan di velodrome. Saya latihan di velodrome tiap Selasa dan Jumat," ungkap pembalap 36 tahun itu.

Pria kelahiran Cibinong, Bogor ini mengungkapkan, bulan ini adalah puncak dari latihannya. Fadli benar-benar fokus untuk meningkatkan performanya. Fadli tak mau tampil mengecewakan ketika melaju di Izu Velodrome nanti.

"Sebab untuk datang ke sana itu tidak gampang. Harus konsisten meraih poin. Untuk meraih satu tiket saja susahnya minta ampun," katanya. "Saya tahu bahwa sepeda ini dasarnya adalah mainan orang Eropa. Tapi saya tetap optimistis. Alhamdulillah latihan saya juga terus improve," bilangnya. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 51

Foto: Instagram M. Fadli

Populer

Giro d'Italia 2026-Etape 6: Davide Ballerini Menang Dramatis Usai Crash Massal di Naples
Penonton Giro d'Italia 2026 Nyaris Tendang dan Dorong Pembalap
Wdnsdy AJ62: Performance Nyaman untuk Cyclist Indonesia
Giro d’Italia 2018: Debut Sepeda dan Aksesori Baru
Review Sensah Empire Pro 12-Speed setelah 1.000 Km Plus (Seri 2)
Wow, Ini Sepeda Aneh Tim Inggris untuk Olimpiade Tokyo 2020
Brompton Explore, Senjata Baru untuk Penggemar Turing
Giro d'Italia 2026-Etape 5: Igor Arrieta Menang Dramatis Setelah Dua Kali Crash
Misty Gowes di Jakarta Cari Bakmi, Girona Cari Cake, dan Belanda Cari Appletart
Rute Pedih EJJ 2026 1.500 Km, Terobati Estetika JLS hingga Teksas