Tour de France 2021 bukan hanya Roglic vs Pogacar

Balas dendam Primoz Roglic (Jumbo-Visma) kepada Tadej Pogacar (UAE Team Emirates) menjadi bumbu utama di Tour de France tahun ini. Roglic yang kalah pada musim lalu, disebut sangat berhasrat untuk merebut mahkota juara di Prancis pada musim ini.

Roglic mengenakan yellow jersey selama sebelas hari di Tour de France 2020. Ia sudah sangat dekat dengan kemenangan overall. Akan tetapi, kekalahan di balapan time trial di Etape 19 membuatnya harus mengubur impian menjadi pemenang di panggung paling akbar di dunia tersebut.

Roglic melakukan pendekatan berbeda menyambut Tour de France tahun ini. Ia tak balapan lagi sejak akhir April lalu. Tepatnya setelah menyelesaikan Liège-Bastogne-Liège. Ia memilih berlatih di ketinggian di Sierra Nevada di Spanyol, lalu ke Tignes di Prancis.

Dalam wawancara terbaru dengan RMC Sport, Roglic enggan disebut sebagai unggulan di Tour de France nanti. "Saya juga bukan juara bertahan dan saya tidak berlomba untuk sementara waktu. Saya hanya akan pergi ke sana lalu kita akan melihat bagaimana kelanjutannya," bilang pembalap 31 tahun ini.

Roglic menggarisbawahi bahwa Tour de France 2021 bukan persaingan antara dirinya dengan Pogacar semata. Masih banyak pembalap-pembalap kuat lainnya yang layak diunggulkan. Termasuk tiga penggawa skuad Ineos Grenadiers, yakni Geraint Thomas, Richard Carapaz, dan Richie Porte.

"Ada banyak orang yang super kuat yang mampu menang. Ini bukan hanya pertarungan antara saya dan Tadej. Kami hanya perlu pergi ke sana, melakukan yang terbaik dengan orang-orang di tim. Pada akhirnya, kita akan melihat bagaimana hasilnya," terang Roglic.

Selain Roglic, skuad Jumbo-Visma akan diisi oleh Steven Kruijswijk, Wout van Aert, Robert Gesink, Tony Martin, Sepp Kuss, Jonas Vingegaard, dan Mike Teunissen. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 46

Foto: ASO


COMMENTS