Keputusan Caleb Ewan (Lotto Soudal) mundur dari Giro d'Italia 2021 menjadi pergunjingan di media sosial. Rider asal Australia ini dianggap tidak menghormati Giro demi memenuhi ambisinya tampil maksimal di Tour de France 2021. Namun Ewan membantah tudingan tersebut.

Ewan menjadi pembalap tersukses di pekan pertama Giro 2021. Ia memperoleh dua kemenangan di Etape 5 dan 7. Kemudian ia memutuskan mundur di tengah perjalanan di Etape 8, Sabtu (15/5) malam. Akun Twitter Lotto Soudal menjelaskan bahwa sprinter andalannya itu mengalami cedera lutut.

Tentu saja warganet tak langsung percaya. Mereka berpijak pada keterangan Ewan setelah menang di Etape 7, Jumat (14/5) lalu. Ewan secara tersirat menyatakan, ia tidak akan memaksakan diri di Giro. Sebab target untuk meraih dua kemenangan di Grand Tour terbesar di Italia itu sudah tercapai.

Pembalap 26 tahun ini juga menegaskan, target besarnya masih sama, yakni Tour de France. Hanya saja, apabila ia menuntaskan Giro hingga 30 Mei mendatang, Ewan hanya punya waktu tiga minggu untuk persiapan melaju di Prancis.

"Sayangnya, kaki sprinter tidak pulih dengan cara yang sama seperti yang dilakukan pembalap lain. Jika saya menyelesaikan Giro, saya akan sekarat selama beberapa bulan ke depan," ujar Ewan seperti yang dilansir Cyclingnews.

Indikasi mengorbankan Giro demi Tour de France inilah yang membuat warganet sebal dengan Ewan. Oleh karena itu, mereka tak langsung percaya dengan penjelasan singkat pihak tim yang menyebut Ewan mundur karena cedera. Alasan yang mengada-ada, bilang mereka.

"Caleb Ewan ini sangat mengganggu saya. Menurut saya, pernyataannya adalah kurangnya profesionalisme dan kurangnya rasa hormat kepada Giro dan olahraga bersepeda. Ia pantas mendapatkan sanksi dan ia tidak akan ikut balapan ini tahun depan," tulis legenda balap sepeda dunia Eddy Merckx dalam kolom di Het Nieuwsblad.

Ewan pun angkat suara. Melalui akun media sosialnya, sprinter kelahiran Sydney tersebut memembantah segala tudingan miring yang ditujukan kepadanya. Menurut pengakuan Ewan, cedera itu benar-benar nyata dan tidak dibuat-buat. Ewan mengaku mulai merasakan nyeri di lututnya sejak dimulainya Etape 8.

"Terima kasih kepada semua orang yang mengirimkan pesan 'semoga cepat sembuh' untuk saya. Saya telah melakukan beberapa hal untuk untuk membantu mengurangi nyeri lutut yang saya rasakan sejak start di Etape 8. Setelah nyeri ini benar-benar hilang, saya akan melanjutkan pelatihan untuk persiapan Tour de France," tulis Ewan.

Ewan menegaskan, dirinya sebenarnya dalam performa terbaik di Giro. Jika tidak ada cedera itu, ia optimistis bisa meraih lebih banyak kemenangan. Tapi keputusan mundur harus diambil karena lututnya benar-benar nyeri.

"Kepada orang-orang yang mengira saya tidak menghormati balapan, saya minta maaf karena Anda merasa seperti itu. Jika Anda melihat kerja keras dan dedikasi yang telah saya berikan dalam persiapan saya untuk menghormati dan tampil terbaik untuk balapan ini, saya yakin Anda tidak akan berpikir demikian. Saya lebih kecewa dari siapa pun," tegas Ewan. (mainsepeda)

Foto: Cor Vos


COMMENTS