Kejutan, Jasper Stuyven Juara Milan-San Remo 2021

| Penulis : 

Bukan Wout van Aert, Mathieu van der Poel, apalagi Julian Alaphilippe. Juara Milan-San Remo 2021 adalah Jasper Stuyven (Trek-Segafredo). Pembalap Belgia ini mematahkan semua prediksi setelah mengalahkan para unggulan dalam adu sprint di San Remo, Sabtu (20/3) malam.

Milan-San Remo merupakan one-day race paling bergengsi sekaligus yang terpanjang di Italia. Balapan berjuluk La Classicissima itu menyuguhkan rute sepanjang 299 kilometer. Mayoritas medannya memang datar. Ada dua tanjakan pendek dan curam di sisa 20 kilometer.

Stuyven melancarkan serangan setelah 18 pembalap terdepan mencapai dasar tanjakan Poggio. Sprinter Trek-Segafredo itu melesat sangat kencang. Max Schachmann (Bora-Hansgrohe) dan Soren Kragh Andersen (Team DSM) coba mengejarnya.

Kragh Andersen dan Stuyven mencapai kilometer pamungkas secara bersamaan. Tapi Stuyven berhasil meninggalkan rider Denmark tersebut di 100 kilometer terakhir. Usaha Caleb Ewan (Lotto Soudal) dan Wout van Aert (Jumbo-Visma) untuk menggapainya pun tak berhasil.

Ewan dan Van Aert harus puas finis kedua dan ketiga. Peter Sagan (Bora-Hansgrohe) finis keempat dan Van der Poel yang kelima. Sedangkan Julian Alaphilippe (Deceuninck-QuickStep) finis ke-16. "Saya tidak bisa menjelaskan bagaimana perasaan saya. Sulit dipercaya," kata Stuyven seusai lomba.

Keberhasilkan Stuyven memenangkan Milan-San Remo 2021 memang di luar dugaan. Sebab, sebelum event ini dimulai, orang banyak menduga bahwa balapan ini akan menjadi persaingan sengit antara Van Aert dengan Van der Poel dan Alaphilippe.

"Ada tiga orang yang benar-benar kuat, dan semua orang membicarakan mereka. Namun itu tidak berarti kami tidak akan berlomba untuk menang," tegasnya.

Kemenangan ini, katanya, sesuai strategi yang disusun oleh tim. Sejak awal, ia dan tim memang berusaha untuk membuat kejutan. Pembalap 28 tahun tersebut bersyukur karena kakinya cukup kuat untuk sprint di kilometer terakhir.

"Ada banyak sprinter di grup setelah Poggio. Jadi saya tahu harus melakukannya atau tidak sama sekali. Dan saya berhasil melakukannya. Saya bisa saya finis kelima atau kesepuluh. Tapi saya berhasil mengambil kemenangan terbesar dalam karier saya," ucapnya bangga.

Kemenangan di Milan-San Remo menjadi gelar pertamanya musim ini, sekaligus yang ketiga untuk tim Trek-Segafredo. Sebelumnya, pada musim 2020 lalu, Stuyven hanya memenangkan satu balapan, yakni Omloop Het Nieuwsblad. (mainsepeda)

Hasil Milan-San Remo 2021 (Top Ten)
1. Jasper Stuyven (Belgia), Trek-Segafredo 6 jam 38 menit 6 detik
2. Caleb Ewan (Australia), Lotto Soudal +0
3. Wout van Aert (Belgia), Jumbo-Visma +0
4. Peter Sagan (Slovakia), Bora-Hansgrohe +0
5. Mathieu van der Poel (Belanda), Alpecin-Fenix +0
6. MIchael Matthews (Australia), Team BikeExchange +0
7. Alex Aranburu (Spanyol), Astana-Premier Tech +0
8. Sonny Colbrelli (Italia), Bahrain Victorius +0
9. Soren Kragh Andersen (Denmark), Team DSM +0
10. Anthony Turgis (Prancis), Total Direct Energie +0

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 36

Audionya bisa didengarkan di sini

Foto: Getty Images, Bettini Photo

Populer

Banyuwangi Bluefire Ijen KOM 2025: Kapal Cepat Ramah Pesepeda, Makin Mudah ke Banyuwangi
Vuelta a Espana 2025, Etape 7: Juan Ayuso Belum Habis!
Vuelta a Espana 2025, Etape 6: Vine Berjaya, Unggulan GC Terkudeta
Bentang Jawa 2025: 181 Peserta, 47 DNF, Rekor 119 Finisher!
Tour de Surakarta 2025: Paket Khusus Komunitas Jelang Akhir Pendaftaran
Bentang Jawa 2025: Stephen Lane Juara! Pecah Rekor Finish Under 78 Jam
Beri Multiplier Effect, Pemkab Banyuwangi Dukung Bluefire Ijen KOM 2025
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025
Bentang Jawa 2025: 175 Cyclist Bertolak dari Carita, 6 Peserta DNS
Bentang Jawa 2025: Hujan Badai Day 1, Stephen Lane Memimpin