Van der Breggen Juara Enam Kali Beruntun

Anna van der Breggen (Boels Dolmans) menahbiskan diri sebagai pembalap tersukses dalam sejarah La Flèche Wallonne Féminine. Juara dunia road race sekaligus Individual Time Trial (ITT) 2020 ini meraih enam gelar di Flèche Wallonne. Dia sukses melampaui seniornya sesama pembalap Belanda Marianne Vos (CCC-Liv).

September ini menjadi bulan penuh keceriaan untuk Van der Breggen. Ia menjuarai Giro d'Italia Femminile 2020 pada pertengahan bulan. Berselang seminggu, pembalap 30 tahun itu berhasil menjadi juara dunia di dua nomor sekaligus, yakni ITT dan road race.

Van der Breggen menjadi pembalap wanita kedua yang meraih gelar juara dunia road race dan ITT pada tahun yang sama. Dia menyamai rekor legenda Prancis Jeannie Longo. Longo menorehkan catatan emas itu di kejuaraan dunia 1995 di Duitama, Kolombia.

Catatan menakjubkan tersebut disempurnakan dengan kemenangan di La Flèche Wallonne Féminine 2020, Rabu (30/9) petang. Ini adalah gelar keenamnya secara beruntun di ajang ini. Kemenangan ini membawa Van der Breggen menjadi pembalap tersukses dalam sejarah La Flèche Wallonne Féminine.

"Saya senang bisa menang. Saya pikir ini adalah yang terdekat dari enam edisi terakhir. Saya merasa sangat kelelahan. Tim melakukan banyak hal untuk saya tahun ini. Mereka bekerja sangat keras," bilang Van der Breggen seperti yang dilansir Cyclingnews.

Profil rute La Flèche Wallonne Féminine 2020

La Flèche Wallonne Féminine 2020 yang dilaksanakan di Huy menyajikan rute sepanjang 124 kilometer. Pada 32 kilometer terakhir para pembalap harus melakukan dua kali loop. Finisnya di tanjakan Mur de Huy yang memiliki gradien maksimal 9,6 persen.

Kirstie van Haaften (Ciclotel), Mireia Benito (Massi-Tactic), dan Marieke de Groot (Doltcini-Van Eyck Sport) melakukan breakaway pada awal lomba. Mereka baru tertangkap peloton saat balapan memasuki sirkuit finis. Hujan yang mulai turun membuat balapan semakin sulit.

Amy Pieters (Boels Dolmans) bersama enam pembalap lainnya sempat memimpin di 32 kilometer menjelang finis. Dominasi tujuh pembalap itu tak bertahan lama. Sebab mereka berhasil ditangkap kelompok pengejar. Kemudian lomba dikendalikan 30 pembalap di baris terdepan.

Tim Boels Dolmans mengambil kendali di tanjakan Côte de Chemin des Gueuses, 11 kilometer menjelang finis. Mereka menempatkan Chantal van den Broek-Blaak dan Amy Pieters ke depan. Sebanyak 17 pembalap masih bersama di kaki tanjakan Mur de Huy.

Anna van der Breggen diapit Cecilie Uttrup Ludwig (kiri) dan Demi Vollering

Van der Breggen di depan untuk mengatur kecepatan. Demi Vollering datang bersama sang juara dunia dan menyerang. Tapi ia terlalu dini melakukan manuver. Cecilie Uttrup Ludwig pun coba menyalip Van der Breggen. Tapi upayanya kandas di beberapa meter terakhir.

Mantan pembalap Rabobank-Liv ini menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 3 jam 17 menit 28 detik. Dia unggul dua detik atas Uttrup Ludwig, dan selisih enam detik dari Vollering. "Ini adalah balapan yang berat," katanya seusai balapan.

Dia berterima kasih kepada Chantal van den Broek-Blaak dan Amy Pieters yang telah menempatkannya di rombongan terdepan. "Saya menunggu sebentar sampai ada tanda 150 meter akhir. Lalu saya mengeluarkan semua tenaga yang saya punya," ungkapnya. (mainsepeda)

Hasil La Flèche Wallonne Féminine 2020 (Big Ten)
1. Anna van der Breggen (Belanda), Boels Dolmans 3 jam 17 menit 28 detik
2. Cecilie Uttrup Ludwig (Denmark), FDJ Nouvelle-Aquitaine Futuroscope +2 detik
3. Demi Vollering (Belanda), Parkhotel Valkenburg +6
4. Lizzie Deignan (Inggris), Trek-Segafredo +11
5. Elisa Longo (Italia), Trek-Segafredo +11
6. Ashleigh Moolman-Pasio (Afrika Selatan), CCC-Liv +11
7. Mikayla Harvey (Selandia Baru), Equipe Paule Ka +11
8. Liane Lippert (Jerman), Sunweb +18
9. Marianne Vos (Belanda), CCC-Liv +22
10. Katarzyna Niewiadoma (Polandia), Canyon-Sram +25

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 16

Audionya bisa didengarkan di sini

Foto: Getty Images, La FlammeRouge


COMMENTS