Superstar Peter Sagan (Bora-Hansgrohe) akhirnya angkat suara tentang pilihannya membalap di Giro d'Italia 2020. Tahun ini menjadi debut Sagan dalam balapan berjuluk Corsa Rosa tersebut. Sagan menjelaskan, Giro sudah masuk dalam programnya sebelum lockdown terjadi.

Tour de France bukan satu-satunya event akbar yang akan Sagan ikuti tahun ini. Juara dunia tiga kali tersebut dipastikan ambil bagian di Giro 2020 pada 3-25 Oktober mendatang. Sagan berani melewatkan dua balapan Monumen, Paris-Roubaix dan Tour of Flanders demi balapan di Giro.


"Ada Giro d'Italia dalam program saya yang disetujui sebelum lockdown. Bahkan setelah UCI merilis kalender baru saya ingin menepati janji saya dan hadir di Corsa Rosa tahun ini," kata pembalap 30 tahun ini dalam laman resmi Giro d'Italia, Jumat (26/6) malam.

"Bersama dengan tim, meskipun jadwal Giro tumpang tindih dengan bakalapn klasik, kami segera memutuskan bahwa saya akan berpartisipasi dalam Giro. Bahkan tidak ada keraguan atau berpikir dua kali. Saya senang datang di Corsa Rosa. Bagi saya ini akan menjadi yang pertama dan saya tidak bisa menunda lagi," tegasnya.


Kedatangan Sagan ke Giro seperti disambut dengan karpet merah. RCS Sport sebagai penyelenggara bahkan merilis rangkaian video promosi di mana Sagan bertindak sebagai bintang utamanya.

Dalam video promosi pertama yang dirilis Jumat malam, Sagan tampak sedang melakukan tur ke galeri seni Pinacoteca di Brera yang terkenal di Milan. Video berdurasi satu menit tersebut akan menjelaskan kepada fans bahwa ini akan menjadi debutnya di Giro.

"Saya langsung menyukai proyek komunikasi dengan RCS Sport untuk partisipasi pertama saya di Giro. Saya akui saya banyak bersenang-senang mempersiapkannya dan mengenal keunggulan dan bakat Italia secara mendalam. Sekarang saya telah menjadi ahli dalam seni, musik, masakan, dan mode," canda rider asal Slovakia itu.(mainsepeda)

Episode Baru Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray:

Audionya bisa juga didengarkan di Spotify


Foto: Giro d'Italia, Bettini Photo

Populer

EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Lepas Aerobar sejak di Blitar, Zidan Makin Melesat Menuju Finis di Surabaya
EJJ 2026: Three-Peat! Zidan Raih Gelar ’Sarjana S3 Ultra'
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026 - 600 Km: Cyclist Mix Prancis-Sunda Bawa Jimat Keberuntungan Multifungsi
EJJ 2026: Kena Dobel Kendala, Muhammad Suhud Harus Beli Ban sekaligus Smartphone Baru
EJJ 2026: Hanya Satu Peserta Gagal CoT di Cima Coppi
EJJ 2026: No Team Order, Dua Cyclist Wdnsdy JB dan Joko Bersaing Ketat Berebut Takhta Men 40 and Up
Update EJJ 2025 1.500 Km: Segmen Tanjakan Pacitan-Trenggalek Kejam
Kediri Dholo KOM 2024: Kisah di Balik Simpang Lima Gumul