Kolombia Lockdown, Egan Bernal Stop Latihan
by - April 02, 2020
Kolombia Lockdown, Egan Bernal Stop Latihan
by MainSepeda - April 02, 2020

Egan Bernal (Team Ineos) membuat pernyataan mengejutkan. Juara bertahan Tour de France ini mengaku berhenti berlatih selama masa lockdown di rumahnya di Kolombia. Walaupun tak berlatih, Bernal optimistis dapat kembali ke kondisi terbaiknya dalam waktu singkat.

Rider berusia 23 tahun belum pernah membalap sejak menyelesaikan Tour Colombia 2.1 pada 16 Februari. Pandemi coronavirus di dunia membuatnya pulang ke kampung halamannya di Kolombia. Bernal menghabiskan waktu dengan istirahat di rumah. Sebab masa lockdown di Kolombia akan berakhir 13 April nanti.

"Saat ini saya tidak berlatih, baik secara mental maupun fisik. Saya telah berlatih keras untuk Paris-Nice. Kemudian saya juga berlatih di roller saat tiba di Kolombia. Saya sudah berkoordinasi dengan pelatih, bahwa hal yang terbaik saat ini adalah beristirahat sepenuhnya," katanya kepada Ciclo21.


Walaupun tak berlatih selama masa lockdown di Kolombia, Bernal yakin kemampuannya tak akan turun. Ia mengaku sudah berlatih keras sejak Desember tahun lalu. Juara Paris-Nice 2019 itu yakin istirahat beberapa minggu tak akan membuatnya melemah.

"Saat ini saya sedikit terputus dari bersepeda. Saya belum melihat banyak berita. Sekarang ini hanya ada spekulasi. Saya tak ingin memusingkan sesuatu hal yang belum pasti," ungkapnya.


Sementara itu, Bernal turut mengomentari masa depan tiga balapan Grand Tour tahun ini. Giro d'Italia 2020 dipastikan ditunda karena kasus pandemi coronavirus yang tinggi di Italia. Kemudian masa depan Tour de France pun masih tanda tanya. Apalagi setelah Olimpiade Tokyo ditunda hingga tahun depan.

Apabila Tour de France jadi digelar Juli nanti, ia menilai ada sejumlah pesaingnya yang belum siap karena masa persiapan yang tentu saja berbeda. "Lebih baik Tour de France ditunda saja," bilang Bernal.

Walaupun demikian, Bernal berharap tiga agenda Grand Tour tetap digelar tahun ini. Sebab, Giro d'Italia, Tour de France dan Vuelta a Espana berpengaruh besar ke industri balap sepeda dunia. "Untuk kebaikan bersama, saya berharap Grand Tour tetap dilaksanakan," ujarnya.(mainsepeda)


COMMENTS