Komunitas Indonesian Railways Cyclist Community (IRCC) berlatih keras agar tampil maksimal di Herbana Bromo KOM Challenge 2020, 14 Maret nanti. Belasan member IRCC mulai membiasakan diri dengan salah satu tanjakan paling 'menyiksa' di Indonesia ini.

IRCC adalah komunitas bersepeda di PT KAI. Komunitas ini berdiri setahun yang lalu. Anggotanya tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Khususnya pulau Jawa. IRCC mengirimkan 20 cyclist untuk menanjak di Herbana Bromo KOM Challenge 2020.

Agar bisa finis maksimal, belasan member IRCC menggelar cek rute, Sabtu (8/2). Rombongan berasal dari Bandung, Surabaya, Madiun, Semarang, Jember, Sidoarjo, dan Semarang. Mereka berkumpul di GOR Untung Suropati, Kota Pasuruan.

Sebelum berangkat, Yan Christanto dari Azrul Ananda School of Suffering (AASoS) memberikan gambaran tentang tantangan yang akan dihadapi oleh para pesepeda dari IRCC di Bromo. "Jangan memaksa. Harus sabar, dan konstan," kata Yan.

Setelah berdoa bersama, gowes ke Bromo pun dimulai. Selain membiasakan diri dengan 'siksaan' di Bromo, mereka juga memetakan rute yang akan dilalui di Bromo nanti. Sekitar pukul 10.30 rombongan sudah tiba di garis finis di Wonokitri, Bromo.

"Bagi pemula seperti saya, rute ini memang lumayan berat. Tapi masih ada waktu untuk latihan. Kami akan berlatih di beberapa track. Kami berharap pada saat hari H bisa naik hingga finis," ucap Vice President Corporate Social Responsibility (CSR) PT KAI, Agus Supriyono, Sabtu siang.

Agus menambahkan, menaklukkan tanjakan di Bromo tak hanya membutuhkan ketahanan fisik, serta stamina yang prima. Selain kedua faktor itu, cyclist juga dituntut untuk sabar. "Yang paling berat itu mengendalikan emosi, dan mental," imbuh Agus.

Ali Afandi dari OTR PT KAI juga menjadi member IRCC yang tampil di Herbana Bromo KOM Challenge 2020. Menurut Ali, sapaan akrabnya, mengikuti event menanjak adalah pengalaman baru untuknya, dan member IRCC. Sebab selama ini mereka lebih banyak mengikuti event endurance.

"Pertama kali ikut event tanjakan ya Herbana Bromo KOM Challenge 2020 ini. Ini sebuah tantangan baru dari kami di IRCC," ucapnya.

Ia menambahkan, seluruh member IRCC yang mengikuti Herbana Bromo KOM Challenge 2020 sudah berlatih keras agar bisa finis maksimal. Mereka berlatih di daerahnya masing-masing. "Kami ingin finis bahagia di Bromo KOM Challenge," tegas Ali.

IRCC menjadi salah satu komunitas yang berpartisipasi di event menanjak paling heboh di Indonesia ini. Herbana Bromo KOM Challenge 2020 akan diikuti 400 komunitas yang tersebar di 138 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Mereka berasal dari seluruh provinsi di tanah air.(mainsepeda)

Populer

Tadej Pogacar Dipastikan Tampil di Vuelta a España 2026
Baru 13 Tahun, Nadira Jadi Peraih Podium Termuda KAI Ngebel KOM 2026
Terpikat Telaga Ngebel, Cyclist Sebut Race Village KAI Ngebel KOM Salah Satu yang Terbaik
ICT Tuntaskan 1.194 Km Keliling Taiwan
Setahun Berdiri, Lollipop Cycling Club Makin Rajin Ikut dan Bikin Event Gowes
Van Aert Siap Tantang Pogacar dan Evenepoel di Kejuaraan Dunia 2026
Bagaimana Merakit Sepeda Weight Weenie alias Super Ringan
Tour de Pologne 2026-Etape 1: Jonathan Milan Rebut Jersey Kuning Pertama
VP PT KAI DAOP 7 Ali Afandi Terjun di Ngebel KOM 2026, Antusias Kolaborasi dengan Mainsepeda Lagi
Ayip Rizal dan Dian Erliyani Raih Lanterne Rouge KAI Ngebel KOM 2026: Tetap Bangga!