Intip Senjata Baru Rohan Dennis dari Pinarello

| Penulis : 

Terlepas dari hasil minor di kejuaraan nasional balap sepeda Australia, Rabu (8/1) kemarin, Rohan Dennis menucuri perhatian karena menunggangi Pinarello Bolide TT. Sepeda ini dirancang khusus untuk nomor time trial. 

Setelah drama dengan Bahrain-Merida (sekarang Bahrain MCLaren) berakhir, Dennis merajut harapan baru di Team Ineos. Kiprahnya di tim berjuluk Los Galacticos ini dimulai saat turun di nomor Individual Time Trial (ITT) kejuaraan nasional Australia.

Dennis tampak pangling dengan Pinarello Bolide TT sebagai senjata barunya. Sepeda yang didominasi warna hitam ini dicat khusus untuk menghormati sang juara dunia ITT 2019 tersebut.

Sepeda milik Dennis dilengkapi dengan pelek dari PRO Bikegear, dan ban tubular dari Continental. Groupset-nya menggunakan Shimano 11-speed Dura-Ace Di2. Sedangkan handlebar-nya dari Most. 

Terlepas dari sepeda yang digunakan, Dennis mengenakan jersey dari Castelli, sepau dari Aero, dan helm time-trial dari Kask Bambino.

Sayang, sepeda baru belum memberikan hoki untuk Dennis. Sang superstar Australia dikalahkan Luke Durbridge. Durbridge menyelesaikan rute sepanjang 37.5 kilometer dengan catatan waktu 46 menit 18 detik. 

Dennis menempati posisi kedua dengan selisih 18 detik. Sementara tempat ketiga menjadi milik Chris Harper (Jumbo-Visma) dengan gap 1 menit 53 detik dari Durbridge.(mainsepeda)

Populer

EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Lepas Aerobar sejak di Blitar, Zidan Makin Melesat Menuju Finis di Surabaya
EJJ 2026: Three-Peat! Zidan Raih Gelar ’Sarjana S3 Ultra'
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026 - 600 Km: Cyclist Mix Prancis-Sunda Bawa Jimat Keberuntungan Multifungsi
EJJ 2026: Kena Dobel Kendala, Muhammad Suhud Harus Beli Ban sekaligus Smartphone Baru
EJJ 2026: Hanya Satu Peserta Gagal CoT di Cima Coppi
EJJ 2026: No Team Order, Dua Cyclist Wdnsdy JB dan Joko Bersaing Ketat Berebut Takhta Men 40 and Up
EJJ 2026: Dilema Bambang Hartana, antara ‘Tugas Negara’ dan Target Mengejar CoT di CP 2
Update EJJ 2025 1.500 Km: Segmen Tanjakan Pacitan-Trenggalek Kejam