Pemerintah Kamboja sedang mempersiapkan jalur sepeda untuk dibangun di sekitar Angkor Wat. Pembangunan jalur sepeda ini dimaksudkan untuk mengurangi kemacetan di kompleks kuil Hindu yang dibangun pada abad ke-12 tersebut.

Bersepeda sudah lama menjadi metode ramah lingkungan untuk menjelajahi salah satu warisan dunia yang dilindungi UNESCO tersebut. Namun, keselamatan pesepeda semakin tidak aman karena harus berbagi jalur dengan kendaraan lainnya. Mulai dari mobil, sepeda motor, tuk-tuk, dan minivan. Oleh sebab itu, pemerintah Kamboja berencana membangun jalur sepeda di sekitar kompleks Angkor Wat.



Laman Lonelyplanet melaporkan, jalur sepeda tersebut akan berada di jalan-jalan utama di sekitar Angkor Wat. Metode konstruksi juga telah dipertimbangkan dengan cermat, dan matang. Bahan yang dipilih untuk pembangunan jalur sepeda pun harus ramah lingkungan.

"Bahan yang ringan, dan fleksibel digunakan untuk meminimalkan dampak pada lapisan tanah, dan untuk mengurangi tekanan pada akar pohon terdekat," tulis Lonelyplanet.

Setelah mendapatkan lampu hijau dari International Coordinating Committee for Angkor (ICC-Angkor), proyek pembangunan akan dilaksanakan oleh Otoritas untuk Perlindungan Situs dan Manajemen Wilayah Angkor (APSARA).

Nantinya, jalur sepeda selebar dua meter dibangun di antara kuil utama Angkor Wathingga kuil Hindu Ta Keo.

Usaha untuk 'menyelamatkan' Angkor Wat sebelumnya telah dilakukan pada 2016 lalu. Pada saat itu pemerintah melarang kendaraan bermotor melintas di sepanjang 300 meter di depan pintu masuk Angkor Wat. Sehingga polusi dan getaran tidak merusak Angkor Wat.(mainsepeda)

FOTO: REI, Vietlong Travel

Populer

EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Lepas Aerobar sejak di Blitar, Zidan Makin Melesat Menuju Finis di Surabaya
EJJ 2026: Three-Peat! Zidan Raih Gelar ’Sarjana S3 Ultra'
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026 - 600 Km: Cyclist Mix Prancis-Sunda Bawa Jimat Keberuntungan Multifungsi
EJJ 2026: Kena Dobel Kendala, Muhammad Suhud Harus Beli Ban sekaligus Smartphone Baru
Update EJJ 2025 1.500 Km: Segmen Tanjakan Pacitan-Trenggalek Kejam
EJJ 2026: Hanya Satu Peserta Gagal CoT di Cima Coppi
EJJ 2026: No Team Order, Dua Cyclist Wdnsdy JB dan Joko Bersaing Ketat Berebut Takhta Men 40 and Up
EJJ 2026: Dilema Bambang Hartana, antara ‘Tugas Negara’ dan Target Mengejar CoT di CP 2