Timnas BMX Indonesia Berambisi Lolos Olimpiade 2020

| Penulis : 

Toni Syarifudin (45), dan I Gusti Bagus Saputra (2001) saat tampil di Banyuwangi International BMX 2019.

 

Tim nasional BMX Indonesia berjuang keras untuk lolos ke Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang. Indonesia bertekad mengulang momen saat mendapatkan satu tiket untuk berlaga di Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil.

Menurut kepala pelatih tim nasional balap sepeda Indonesia, Dadang Haries Poernomo, Indonesia saat ini berada di peringkat ke-18 dunia dalam nation ranking. Mereka harus memperbaiki posisi di klasemen apabila ingin lolos ke Tokyo.

“Pekerjaan rumah kami masih panjang. Kami harus mengejar ranking 12. Ini perlu perjuangan yang cukup berat dalam beberapa race yang akan kami hadapi nanti,” kata pria asal Banyuwangi tersebut.

Dadang mengungkapkan, untuk kali ini hanya 12 negara yang berhak lolos ke Olimpiade 2020. Indonesia yang saat ini mengumpulkan 911 poin, terpaut 324 poin dari Italia yang menghuni posisi ke-12.

“Dibandingkan dengan Olimpiade 2016 di Rio, kuota kali ini memang cukup sedikit,” bilang Dadang kepada Mainsepeda.com.

Dalam tabel individual ranking, I Gusti Bagus Saputra menjadi pembalap Indonesia dengan peringkat terbaik. Bagus menduduki posisi ke-43 dengan perolehan 400 poin. Ranking pertama ditempati Niek Kimmann (Belanda) dengan 2160 poin.

Perlu diketahui, Tim nasional BMX Indonesia mengirimkan satu wakil di Olimpiade 2016 lalu. Dia adalah Toni Syarifudin. Tiket ke Olimpiade 2016 diperoleh karena tuan rumah Brasil tidak mengambil jatah tempat di nomor BMX.

Sehingga, tiket milik Brasil diberikan kepada negara yang belum memiliki tiket, dan negara dengan peringkat terbaik di UCI Olympic Qualification Ranking. Indonesia yang pada saat itu menempati posisi ke-19, berhak memperoleh tiket tersebut.

Penampilan Toni di Olimpiade 2016 juga tak mengecewakan. Ia berhasil menembus ke perempat final. Hanya saja rider asal Surakarta tersebut mengalami crash yang membuatnya gagal lolos ke semifinal.

“Masih ada beberapa race yang akan kami hadapi. Kami tetap berjuang untuk lolos,” imbuh Dadang. Setelah berlaga di Banyuwangi International BMX 2019, dan 76 Indonesian BMX Youth Center Sleman, Indonesia menatap satu event lagi di Jakarta.

Setelah itu Indonesia akan berlaga di 2020 UCI BMX World Championship. Kejuaraan ini akan diadakan di Houston, Amerika Serikat pada 26-31 Mei 2020. “Di sana adalah penentuan poin akhirnya,” ungkapnya.

Sementara itu, UCI baru saja merilis negara-negara yang akan berlaga di Olimpiade 2020 nomor road. Tak ada nama Indonesia dalam daftar itu. “Kalau road memang sudah tertutup peluang ke Olimpiade. Kami di posisi ke-70,” tutur Dadang.(mainsepeda)

Populer

In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
12 Tahun Bromo KOM, Tetap Melahirkan Debutan yang Penasaran Menaklukkan Wonokitri
Terbang dari Australia Demi Bromo KOM, Sepeda Cyclist Ini Malah Tertinggal Saat Transit di Singapura
Bromo KOM 2026: Catat Jadwal, Lokasi, dan Alur Pengambilan Race Pack
Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
Persaingan Women Elite Bromo KOM 2026: Maghfirotika Marenda Dapat Tantangan Nama-Nama Baru
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Tour de Romandie 2026: Tak Terbendung, Pogacar Raih Juara Umum
Trek Domane SLR Baru Bisa Pakai Ban 38 Mm
Ewakobro, ”Rumah” Megah Pecinta Brompton Makassar