Harus diakui, pameran-pameran sepeda terbesar sekarang sangat banyak memberi porsi untuk e-bike. Paling tidak di Eropa dan banyak negara maju lain, e-bike memang sudah jadi opsi baru transportasi. Dan pasar transportasi jauh lebih besar dari pasar lifestyle atau sport.

Eurobike 2019 juga begitu. Gelaran e-bike bahkan bisa dibilang dominan. Yang menarik, beberapa brand yang dulu pernah kondang dan hilang, sekarang lahir kembali di arena ini. Seperti Storck dari Jerman dan Scapin dari Italia.

Untung bagi penggemar sepeda sebagai lifestyle dan sport, Storck masih punya produk baru di jalur ini. Mengawali rangkaian barang-barang baru berikut ini:

STORCK GRIX GRAVEL BIKE

Sulit dipercaya, tidak lama lalu, sepeda Storck adalah salah satu simbol gengsi paling tinggi. Buatan Jerman dan MAHAL. Namun, merek itu lantas tenggelam. Baru sekarang muncul lagi, pindah haluan ke sistem jual langsung ala Canyon, plus fokus ke produksi e-bike.

Kecuali dengan GRIX, sebuah sepeda gravel untuk 2020.

Harus berkali-kali diingatkan, gravel bike adalah kategori paling berkembang di dunia saat ini. Storck tentu ingin ikutan mendapat bagian dari kue penjualan yang terus membesar.

Secara fitur, tidak banyak yang istimewa dari GRIX. Kurang lebih mengikuti perkembangan standar. Yaitu bisa dipasangi ban 650b atau 700c, dengan ban lebar lebih dari 40mm.

Dalam hal harga, tampaknya Storck sudah tidak lagi mengejar pasar paling atas. Untuk frameset “hanya” sekitar 2.000 Euro. Kurang lebih sama dengan kebanyakan gravel bike high end.

EDDY MERCKX DAN ORBEA: SATU ROAD BIKE CUKUP

Eurobike 2019 menjadi ajang bagi dua merek Eropa, Eddy Merckx dan Orbea, merilis road bike terbaru. Dan keduanya menawarkan satu model untuk segala kebutuhan racing. Ya aero, ya ringan, ya nyaman.

Bukan tidak mungkin, inilah arah road bike “baru.” Tidak perlu lagi memilah-milah mana sepeda climbing, mana sepeda aero, mana sepeda endurance.

Eddy Merckx termasuk paling ditunggu. Sejak diambil alih oleh Ridley, produk baru bernama “525” ini sudah sangat ditunggu. Pembalap-pembalap AG2R La Mondiale yang turun di WorldTour sekarang masih menggunakan Stockeu69, yang sebenarnya adalah Ridley Helium SLX yang di-rebranding.

Sedangkan Orbea memperkenalkan Orca OMX. Sepeda ini lagi-lagi ikut tren terbaru, dengan desain dropped seatstay. Agar bisa kompetitif dengan merek lain, Orbea membuat Orca OMX ini “paling” customizable. Silakan ke web site Orbea, ikuti program MyO, dan silakan mengutak-atik warna dan komponen sesuka hati.

SRM BIKIN PEDAL POWER METER UNTUK GRAVEL

Merek Jerman, SRM, adalah pionir power meter. Di Eurobike 2019, mereka merilis X-Power, yaitu pedal power meter untuk format Shimano SPD. Berarti bisa dipakai untuk MTB, dan sebenarnya ditujukan untuk pasar gravel bike yang booming. Sebelumnya, untuk road, SRM sudah bekerja sama dengan LOOK untuk memproduksi pedal power meter Exakt.

Supaya tangguh menghadapi tantangan alam di dunia MTB dan gravel, SRM menempatkan seluruh elektronik dan baterai (bisa diisi ulang) di dalam spindle pedal. Pedal ini menghitung power dari dua sisi kaki. Pedal ini sekarang dalam tahap testing akhir. Niatnya mulai dipasarkan di awal 2020. (mainsepeda/bersambung)

 

           

 


COMMENTS