Giliran Kwiatkowski Pimpin Klasemen GC

| Penulis : 

Balapan Tirreno-Adriatico hari Minggu, 11 Maret ini adalah untuk mengenang Michele Scarponi. Filottrano, tempat finish etape 5 ini adalah kota kelahiran pembalap Astana yang meninggal tahun lalu karena tertabrak van saat latihan.

Etape yang mempunyai karakter hilly (berbukit-naik turun) ini mengambil start dari kota Castelraimondo dan menempuh jarak 178 km. Ada empat naik turunan yang semuanya masuk dalam kategori tiga, yakni Mon-Telupone, Ossimo dan dua bukit Filottrano.

Diakhiri dengan jalanan miring sepanjang 1,8 km dengan gradient maksimal 16 persen bernama Muro di Filottrano. Dengan karakter etape begini, bisa mengacak posisi klasemen GC karena memberi kesempatan untuk pembalap yang mempunyai karakter puncheur maupun climber unjuk gigi.

 

Kontur dan map Tirreno-Adriatico Etape 5

 

Adam Yates (Mitchelton-Scott) yang murni climber berhasil memenangkan etape 5 ini dengan mudah dan meninggalkan Peter Sagan (Bora-Hansgrohe) dan Michal Kwiatkowski (Team Sky) menempati posisi kedua dan ketiga.

Lima kilometer sebelum finish di Muro di Filottrano, Yates lari sendirian meskipun ada upaya serangan dari Mikel Landa (Movistar) dan Alexey Lutsenko (Astana) tapi tetap tidak mampu mengejar Yates.

“Beberapa hari ini, feeling dan kondisi saya sedang bagus. Tim juga kompak membawa saya sebelum tanjakan terakhir, membuat saya bisa melarikan diri sendirian hingga finish,” bilang Yates bangga. 

Apalagi, saudara kembarnya, Simon Yates yang berada di tim yang sama meraih juara di Etape 7 Paris-Nice hari Sabtu, 10 Maret. “Itu memotivasi saya juga untuk menang. Tapi sayang Simon tidak bisa juara overall Paris-Nice di etape penutup hari Minggu,” tambahnya.

 

Adam Yates (Mitchelton-Scott)

 

Michal Kwiatkowski yang finish ketiga mampu menggeser Damiano Caruso (BMC Racing), sang pemimpin klasemen GC. Kwiatkowski mengambil alih blue jersey setelah lepas dari rekan setimnya, Geraint Thomas hari Sabtu, 10 Maret.

Memang Caruso dan Kwiatkowski finish bersamaan tetapi berada di posisi ketiga membuat Kwiatkowski mendapatkan bonus 4 detik sehingga bisa mengalahkan Caruso yang sebelumnya hanya beda 1 detik. 

“Dalam pikiran saya, tidak hanya harus menang etape tapi juga menang general classification. Dan saya tahu dengan adanya bonus waktu, akan membuat saya unggul di GC,” tuturnya.

Hari ini, Senin 12 Maret, Etape 6 akan menempuh jarak sejauh 153 km dari kota Numana ke kota Fano dan seharusnya akan berakhir dengan bunch sprint. Team Sky berharap masih bisa mengamankan blue jersey-nya. (mainsepeda)

 

Foto: Cyclingnews

 

Populer

EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026: Kena Dobel Kendala, Muhammad Suhud Harus Beli Ban sekaligus Smartphone Baru
EJJ 2026: Lewat 33 Menit dari CoT, Machfud Ingin Remidi Tahun Depan
EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Dilema Bambang Hartana, antara ‘Tugas Negara’ dan Target Mengejar CoT di CP 2
Bentang Jawa 2025: Stephen Lane Juara! Pecah Rekor Finish Under 78 Jam
EJJ 2026: No Team Order, Dua Cyclist Wdnsdy JB dan Joko Bersaing Ketat Berebut Takhta Men 40 and Up
EJJ 2026: Hanya Satu Peserta Gagal CoT di Cima Coppi
EJJ 2026: Persiapan Matang, Debutan asal Singapura Yusran Yahya Ramaikan Persaingan Men 40 and Up
Zidan Attala Nouval Hidayat yang Pertama Capai "Cima Coppi" EJJ 2026