Saya berpikir tentang warna yang membuat saya happy mengendarainya. Saya tidak mau terlalu serius. Sebab kecepatan bukan segalanya. Unsur "hore" harus ada di sepeda ini.
Wdnsdy Aluminatidirancang untuk bersaing dengan frame alloy terbaik di pasaran. Dibuat dengan material premium yang ringan dan tangguh, sepeda ini menggunakan geometri AJ1 yang sudah teruji di balap internasional.
Merek sepeda performance Indonesia, Wdnsdy, tampaknya bakal segera punya sepeda high end baru. Melirik situs federasi balap sepeda dunia, UCI, ada model baru dari Wdnsdy yang sudah terdaftar di sana. Tertulis dengan nama "AJ5."
Frame gravel itu dipadu dengan grupset gravel juga. Yaitu Campagnolo Ekar. Ini termasuk baru. Depannya single chainring 44t, belakangnya 13-speed, sproket 9-42.
Rifat Sungkar mulai bersepeda. Pembalap top Indonesia ini aktif gowes dalam dua bulan terakhir. Ia bersepeda bukan karena mengikuti tren saat ini, tapi lebih ke panggilan jiwa. Meski 'newbie', Rifat telah merasakan manfaat yang besar dari olahraga ini.
Tahun 2013 merupakan tahun cukup bersejarah buat saya. Tahun itu, pada suatu pagi, saya bangun dari tempat tidur dengan kondisi kaki kanan sangat sakit. Cenut-cenut. Sangat menyiksa.
Liburan keluarga tidak lengkap tanpa bersepeda. Apalagi destinasi liburan kali ini ke surganya sepeda. Tempat lahirnya gravel bike dan rute gravel, Amerika Serikat! Tentu saya membawa “senjata” yakni sepeda all road, Wdnsdy Journey.
Inilah yang dinamakan “kapok lombok”. Bilangnya kapok tidak mau ikutan lagi (hanya emosi sesaat, karena rute yang berat atau jarak yang terlalu panjang), tapi nyatanya mendaftar lagi. Seperti yang dialami oleh Meylina Kandoy. Sudah ketiga kalinya, wanita asal Indonesia yang tinggal di Canada mengikuti even Haute Route di belahan Eropa.