UNBOUND Gravel
Podcast Main Sepeda Eps 46: Begini Rasanya Ikut Unbound Gravel 200 Mile
Yang ditunggu akhirnya datang jua. Azrul Ananda dan John Boemihardjo akan berbagi pengalaman selama ikut serta di kelas 200 mil di UNBOUND Gravel (Dirty Kanza) 2021.
Unbound Gravel: Seperti Gowes di Depan Toko Bangunan
Om John Boemihardjo dan Azrul "Aza" Ananda memilih yang 200 mil, sedangkan saya memilih yang 100 mil. Buta akan medan membuat saya berpikir untuk memilih yang "pendek" dulu. Baru berikutnya jajal yang 200 mil. Itu pun kalau jadi ikut lagi.
Bermain Schadenfreude Menuju Finish Unbound Gravel (Dirty Kanza) 2021
Kami sudah bertekad untuk join. Saya dan Om Azrul ikut rute 200 mil, Om Johnny Ray 100 mil (dia kami rayu untuk ikut 200 juga, tapi dia bersikukuh di 100 mil). 
Salah Saya Sendiri Gagal Finish Unbound Gravel (Dirty Kanza) 2021
Salah saya sendiri. Seratus persen. Tidak berhasil menuntaskan Unbound Gravel (Dirty Kanza) 2021, ajang gravel grinder terbesar dan terberat di dunia. Di kelas 200 mil, dari total jarak resmi 206 mil (331 km), saya hanya mampu bertahan sampai mil 126 alias km 202.
Podcast Main Sepeda Eps 45: Hari-Hari Sebelum Dirty Kanza... Persiapan Terakhir
Trio Indonesia tiba di Emporia, Kansas, tiga hari sebelum Unbound Gravel (Dirty Kanza) 2021 diselenggarakan. Azrul Ananda, John Boemihardjo, dan Johnny Ray sempat mengikuti dua shakedown ride resmi, mencicipi sedikit rute event yang berlangsung 5 Juni itu.
John Boemihardjo dan Johnny Ray Finish, Azrul Out Kilometer 202
John Boemihardjo menjadi orang Indonesia pertama yang mampu menuntaskan ajang gravel terbesar dan terberat di dunia, Unbound Gravel (Dirty Kanza) 2021. Cyclist asal Surabaya itu mampu menuntaskan rute 206 mil (331 km) dalam waktu 16 jam, 13 menit, dan 12 detik. Melintasi garis finis di pusat kota Emporia, Kansas, pukul 22.14.
Ian Boswell Juara Unbound Gravel 2021
Mantan pembalap Team Sky asal Amerika, Ian Boswell, meraih salah satu kemenangan terbesar dalam hidupnya. Pada Sabtu, 5 Juni, ia menjadi juara Unbound Gravel 2021 (Dirty Kanza) setelah menang adu sprint melawan eks pembalap WorldTour lain, Laurens Ten Dam.