Bintang muda spektakuler asal Kolombia, Egan Bernal, kembali meraih kemenangan besar di level WorldTour. Pembalap Team Ineos itu sukses meraih juara overall di Tour de Suisse (Swiss), setelah finis di urutan tiga di etape penutup Minggu (23/6).

Dengan kemenangan ini, pembalap 22 tahun itu bisa mengklaim status kapten di Tour de France, Juli nanti. Setelah dua superstar Team Ineos mengalami apes dalam dua pekan terakhir. Chris Froome, yang seharusnya jadi leader, mengalami kecelakaan horor saat lomba pemanasan di Prancis. Geraint Thomas, juara Tour de France tahun lalu, terjatuh di Swiss dan harus menata ulang program persiapan.

Bernal sendiri seharusnya menjadi kapten di Giro d’Italia, Mei lalu. Namun, seminggu sebelumnya dia jatuh saat latihan, mengalami patah bahu. Programnya pun digeser jadi domestique (pembalap pembantu) di Tour de France.

Sekarang, nasib mungkin akan berkata lain. Kalau Thomas tidak bisa meraih kondisi terbaik sebelum Tour de France, status kapten bisa dialihkan ke Bernal.

Dan Bernal benar-benar meyakinkan di Tour de Suisse. Dia menang satu etape, lalu tampil istimewa di etape time trial (TT) untuk mempertahankan waktu. Pada akhirnya, Bernal menang 19 detik atas andalan Bahrain-Merida, yang juga juara dunia TT, Rohan Dennis.

Plus, di awal tahun ini, Bernal sudah memenangi lomba WorldTour lain yang juga bergengsi: Paris-Nice.

“Saya kira ini adalah salah satu lomba terbesar yang pernah saya menangi. Jadi saya punya rasa percaya diri tinggi menghadapi lomba-lomba selanjutnya. Dan saya sangat senang, karena sebelum lomba ini saya mengalami kecelakaan besar, tidak bisa ikut Giro d’Italia. Jadi, bisa ke sini dan menang adalah hal baik untuk saya dan tim,” ucapnya usai mengenakan yellow jersey juara Tour de Suisse. (mainsepeda)

 Foto: Getty Images


COMMENTS