Alexey Lutsenko menorehkan sejarah untuk Kazakhstan. Pembalap 33 tahun itu menjadi atlet Kazakhstan pertama yang mengoleksi enam medali emas sepanjang keikutsertaannya di Asian Games, setelah memenangkan nomor road race putra di Shinshiro, Rabu (23/9).

Lutsenko memastikan kemenangan melalui aksi solo dalam perlombaan sejauh 161 kilometer. Ia mencatat waktu 4 jam 13 menit 11 detik dan melintasi garis finis dengan keunggulan 1 menit 58 detik atas rekan senegaranya, Yevgeniy Fedorov.

Medali perunggu menjadi milik pembalap tuan rumah Jepang, Yuhi Todome, yang finis setelah persaingan ketat di barisan pengejar.

Keberhasilan tersebut melengkapi dominasi Lutsenko di cabang balap sepeda Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Tiga hari sebelumnya, ia lebih dulu memenangkan nomor Individual Time Trial (ITT).

"Saya mempersiapkan diri dengan matang untuk kompetisi ini. Saya telah memberikan yang terbaik dan mempersembahkan medali bagi negara saya," ujar Lutsenko.

Dua emas dalam satu edisi Asian Games bukanlah pencapaian baru bagi Lutsenko. Ia sebelumnya juga berhasil menyapu bersih nomor ITT dan road race pada Asian Games Jakarta 2018.

Namun, keberhasilan di Aichi-Nagoya memiliki arti berbeda. Sebab dua kemenangan tersebut membuat koleksi emas Asian Games Lutsenko mencapai enam.

"Saya bukan lagi atlet muda, mengingat dunia balap sepeda kini lebih menaruh perhatian pada atlet-atlet muda. Generasi muda terus bermunculan. Namun, saya senang mereka memercayai dan memberi saya kesempatan. Saya telah membuktikan bahwa kepercayaan itu memang layak diberikan," kata Lutsenko.

Enam medali emas tersebut menjadikan Lutsenko sebagai atlet Kazakhstan dengan jumlah medali emas Asian Games terbanyak sepanjang sejarah.

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh atlet kano Konstantin Negodyayev yang mengoleksi lima medali emas dalam dua penyelenggaraan Asian Games, yakni Hiroshima dan Bangkok.

Perjalanan Lutsenko di Asian Games dimulai pada 2014. Ia merebut medali emas nomor time trial di Incheon.

Empat tahun kemudian, pembalap Kazakhstan tersebut mencatat prestasi lebih besar dengan membawa pulang dua emas dari Jakarta, masing-masing dari nomor individual time trial dan road race.

Pada Asian Games Hangzhou 2022, Lutsenko kembali menyumbangkan satu medali emas dan satu perak.

Sementara di Aichi-Nagoya 2026, ia menambah dua emas melalui nomor ITT dan road race.

Dengan demikian, total koleksi medali Asian Games Lutsenko kini terdiri dari enam emas dan satu perak. Koleksi enam medali emas itu menjadikan Lutsenko sebagai atlet Kazakhstan paling sukses dalam sejarah Asian Games.(mainsepeda)

Populer

Campagnolo HPPM Power Meter Pertahankan "Mahalbility"
AA SoS Malaysia Training Camp 2024-Day 1: Landing, Rakit Sepeda, Gowes Panas 104 Km
Jersey Baru BRCC, Simbol Semangat Menyatukan Cyclist di Banyuwangi
Daftar Perlengkapan yang Wajib Dibawa Peserta West Java Journey 2026, Rem dan Lampu Lumayan Krusial
Citra-Tasha Cetak Sejarah, Jadi Pasangan Perempuan Pertama Juara Bentang Jawa Kategori Pair
Dan Martin Menang, Ganggu Dominasi Team Sky
Masih Flat, Melawan Terik Menuju CP 1 Three Islands Journey
Menuju WJJ 2026, Antara Misi Nostalgia dan Menikmati Alam Kaki Gunung Ciremai
Bertabur Batu Ruby, Berbalut Tali Kulit
Factor ONE Baru Teruskan Tren “Lebar” Aerobike