NGGRAVEL Glenmore 2026 semakin dekat. Ada satu hal yang sudah banyak ditanyakan oleh para calon peserta event yang digelar pada 4 Oktober 2026 di Kabupaten Banyuwangi tersebut. Yakni, di mana titik start-nya?
Nah, setelah dinanti-nanti, Mainsepeda sebagai penyelenggara resmi menetapkan kawasan wisata Waduk Sidodadi, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, sebagai pusat aktivitas. Mulai dari pengambilan paket lomba (race pack collection) hingga lokasi garis start.
Sementara itu, jadwal start awalnya ditetapkan pada pukul 06.30 WIB untuk kategori 100K Race, dan pukul 07.00 WIB untuk kategori 80K Non-Competitive. Namun, penyelenggara masih meninjau ulang agenda tersebut, disesuaikan dengan mobilitas peserta yang sebagian besar akan menginap di pusat Kota Banyuwangi.
"Jadwal start akan didesain agar peserta yang menginap di area kota punya waktu lebih leluasa untuk menuju ke venue," ujar perwakilan Mainsepeda, Donny Rahardian.
Baca Juga: Jersey Nggravel Glenmore 2026 Dirilis, Padukan Panorama Perkebunan dan Performa Tinggi
Baca Juga: Nostalgia dan Solidaritas Sejawat: Komunitas BioKA Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026
Waduk Sidodadi di Kecamatan Glenmore menawarkan panorama alam yang indah dan udara yang sejuk khas perkebunan.
Adapun batas waktu penyelesaian rute (cut-off time/COT) untuk kedua kategori tersebut akan diumumkan secara resmi setelah panitia menyelesaikan cek rute dalam waktu dekat.
Pemilihan Waduk Sidodadi sebagai lokasi race central memberikan nilai tambah tersendiri bagi Nggravel Glenmore 2026. Destinasi wisata seluas puluhan hektare milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 5 ini menawarkan lanskap alam yang asri di tengah paduan perkebunan tebu, karet, dan kakao.
Secara teknis, Waduk Sidodadi memiliki area pit stop dan kantong parkir yang sangat luas, mampu menampung ratusan cyclist dan kendaraan hingga logistik peserta. Keberadaan danau buatan dengan pepohonan rimbun di sekelilingnya menyajikan atmosfer sejuk khas lereng Gunung Raung.
Fasilitas pendukung di kawasan ini juga terbilang lengkap. Mulai dari amfiteater terbuka hingga akses jalan masuk beraspal mulus yang memudahkan mobilisasi kendaraan pembawa sepeda (bike rack).
Baca Juga: Sensasi Speed Gravel yang Memikat Cyclist Menjajal Nggravel Glenmore 2026
Baca Juga: Nostalgia Jalur Gravel EJJ, Wisli Sagara dan Ilmiawan Auwalin Siap Comeback ke Glenmore
Nggravel Glenmore Banyuwangi 2026 menarik banyak minat pecinta gravel. Karena memiliki trek mirip Unbound Gravel di Amerika Serikat. Kontur jalan tanah berpasir yang padat dengan kerikil-kerikil kecil membuat karakteristik event ini adalah fast gravel. Sensasi balapan tersebut jarang ditemui di event-event gravel di Indonesia lainnya.
Waduk Sidodadi menawarkan fasilitas yang lengkap, cocok buat race pack collection dan titik start yang mampu menampung ratusan peserta.
Event itu akan terbagi dalam dua kategori utama. Yang pertama adalah Kategori Race 100 KM. Sifatnya kompetitif, diperuntukkan bagi pemburu podium di kelas Gravel Bike dan MTB.
Lalu kategori yang satu lagi adalah Non-Race 80 KM. Karakternya non-kompetitif, dirancang untuk cyclist yang ingin menikmati wisata bersepeda menembus keindahan alam Banyuwangi sebelum batas waktu Cut-Off Time (COT).
Pendaftaran resmi Nggravel Glenmore 2026 dibuka melalui Mainsepeda App. Mengingat kuota peserta yang terbatas serta tingginya antusiasme para cyclist, oleh karenanya segara daftar! (Mainsepeda)