Matthew Brennan (Visma-Lease a Bike) meraih kemenangan terbesar dalam kariernya setelah memenangkan etape kedua Vuelta a España 2026 di Manosque, Minggu (23/8).

Pembalap Inggris ini menjadi yang tercepat dalam sprint, sekaligus meraih kemenangan etape Grand Tour pertamanya pada kesempatan debutnya di balapan tiga pekan tersebut.

Kemenangan ini terasa semakin istimewa karena Brennan baru pertama kali melakukan sprint di Vuelta a España.

Pembalap berusia 21 tahun itu memanfaatkan situasi dengan sempurna setelah rekan setimnya, Wout van Aert, melakukan serangan hanya 1,8 kilometer sebelum garis finis.

Serangan Van Aert memaksa tim-tim lain bekerja keras untuk mengejar. Brennan kemudian tetap berada di posisi yang ideal di belakang rombongan terdepan untuk mengantisipasi apabila para pembalap yang menyerang kembali tertangkap.

Skenario ini akhirnya terjadi. Ketika para pembalap di depan mulai melambat, Brennan langsung melancarkan akselerasi eksplosif dan meninggalkan seluruh pesaingnya.

Pau Miquel (Bahrain-Victorious) berhasil finis kedua. Sementara Tadej Pogacar (UAE Team Emirates-XRG) finis di posisi ketiga dan tetap mempertahankan jersey merah sebagai pemimpin klasemen umum (GC). Sedangkan Mads Pedersen (Lidl-Trek), salah satu sprinter paling berpengalaman di peloton, hanya mampu finis di posisi keempat. 

"Ambisi kami sejak awal adalah Wout mencoba mendapatkan jersey merah hari ini. Kami melihat ada peluang bagus untuk menyerang di bagian akhir dan Wout memang ingin melakukannya," kata Brennan seusai finis.

"Saya memang akan berada di belakang untuk melakukan sprint jika para pembalap di depan kembali melambat, dan itulah yang terjadi. Para pembalap di depan melambat dan Christophe (Laporte) mampu membimbing saya melewati situasi yang sangat kacau itu," ujarnya.

Bagi Brennan, kemenangan tersebut menjadi pencapaian terbesar dalam kariernya. Ia telah mengoleksi 20 kemenangan sepanjang karier, termasuk kemenangan bergengsi di Kuurne-Brussel-Kuurne pada musim semi tahun ini.

Namun, kemenangan di Vuelta a España menjadi pencapaian yang berbeda. Sebab ia akhirnya merasakan kemenangan etape Grand Tour untuk kali pertama.

"Semoga ini bukan yang terakhir. Rasanya menyenangkan. Para pembalap bekerja sangat baik sepanjang hari dan memberikan 100 persen. Mereka percaya kepada kami berdua sehingga kami bisa meraih sesuatu yang sukses hari ini," tutur Brennan.

Di saat Brennan merayakan kemenangan, pembalap Inggris lainnya, Ethan Hayter (Soudal Quick-Step) harus menerima kenyataan gagal merebut jersey merah dari Pogacar.

Hayter sebelumnya menjadi salah satu dari empat pembalap yang masuk ke breakaway awal bersama Koen Bouwman (Jayco AlUla), Sinuhe Fernandez (Burgos Burpellet BH), dan Diego Uriarte (Equipo Kern Pharma).

Namun, Hayter kemudian memilih melancarkan serangan solo ketika balapan menyisakan sekitar 50 kilometer.

Strategi tersebut sempat membuat peluang Hayter untuk merebut jersey merah terbuka lebar. Ia mengamankan enam detik bonus di intermediate sprint dan untuk sementara naik ke posisi virtual pemimpin klasemen umum.

Hayter mengawali etape hanya terpaut 0,09 detik dari Pogacar. Dengan tambahan bonus waktu tersebut, ia hanya membutuhkan finis dalam kelompok waktu yang sama dengan Van Aert dan Pogacar untuk berpeluang mengambil alih jersey merah, dengan catatan Pogacar tidak memenangkan etape.

Namun, situasi berubah pada fase akhir balapan. Ketika peloton mulai terpecah, Hayter berada di beberapa kelompok di belakang rombongan terdepan.

Kondisi tersebut membuat Hayter kehilangan peluang untuk mempertahankan momentum menuju finis. Pogacar akhirnya tetap berada di puncak klasemen umum (GC) dan mempertahankan jersey merah yang diraihnya setelah memenangkan time trial pembuka di Monaco. (mainsepeda)

Populer

Melampiaskan Kesedihan dengan Gowes 400 Km
Vuelta a Espana 2026-Etape 2: Brennan Menang Sprint, Pogacar Pertahankan Jersey Merah
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Makin Berlubang, Makin Aman
Ceepo Shadow-R: Lebih Cepat Pakai SideFork
Mondraker F-Carbon RR SL Full Suspension MTB Berbobot 9 kg!
Suspensi Depan Mountain Bike Yang Wow
Canyon Rilis Sepeda Termahalnya
Giro d’Italia 2018: Debut Sepeda dan Aksesori Baru
Toko Sepeda Rusdy Galeri, Magnet buat Cyclist Sulawesi