Isaac del Toro resmi memperpanjang kontraknya bersama UAE Team Emirates-XRG hingga akhir musim 2031. Kontrak baru ini memastikan Del Toro menjadi pembalap dengan kontrak terpanjang di tim WorldTour tersebut.

Sebelumnya, juara nasional Meksiko itu masih terikat kontrak hingga 2029. Namun, performa impresif yang ditunjukkan sepanjang musim iini membuat manajemen UAE Team Emirates-XRG memperpanjang masa baktinya selama dua tahun lagi.

Dengan kontrak hingga 2031, Del Toro kini memiliki durasi kerja sama yang lebih panjang dibandingkan rekan setimnya, termasuk juara dunia Tadej Pogacar serta dua talenta muda lainnya, Pablo Torres dan Jan Christen, yang sama-sama masih terikat kontrak hingga 2030.

Musim ini menjadi salah satu periode terbaik dalam karier Del Toro. Setelah finis sebagai runner-up Giro d'Italia pada musim sebelumnya, pembalap 21 tahun itu sukses naik podium Tour de France 2026 dengan menempati posisi ketiga pada debutnya di balapan paling bergengsi dunia tersebut.

Tak hanya itu, Del Toro juga memainkan peran penting sebagai pendamping utama Pogacar dalam upaya meraih gelar Tour de France kelima. Kontribusinya semakin lengkap setelah berhasil memenangi satu etape yang finis di Barcelona.

Del Toro mengaku bahagia dapat melanjutkan karier bersama tim yang telah membesarkan namanya sejak bergabung di level profesional.

"Saya sangat senang bisa melanjutkan perjalanan bersama UAE Team Emirates-XRG. Sejak pertama bergabung, semua orang di tim percaya kepada saya dan memberikan lingkungan terbaik untuk berkembang, baik sebagai pembalap maupun sebagai pribadi," ujar Del Toro, dikutip dari laman resmi UAE Team Emirates-XRG.

Menurutnya, setiap musim memberikan pengalaman baru yang membuatnya terus berkembang.

"Setiap musim saya selalu belajar sesuatu yang baru dari rekan-rekan setim dan seluruh staf. Saya merasa terus mengalami peningkatan," katanya.

Del Toro juga menyebut UAE Team Emirates-XRG sudah seperti rumah kedua baginya, karena memiliki visi dan ambisi yang sama untuk terus berkembang.

"Tim ini terasa seperti rumah. Kami memiliki ambisi, semangat balapan, dan keinginan yang sama untuk terus menjadi lebih baik. Kontrak jangka panjang ini memberi saya kepercayaan diri karena saya tahu berada di tempat yang tepat untuk masa depan saya," ucapnya.

Meski telah meraih sejumlah prestasi bersama tim, Del Toro meyakini pencapaian terbaiknya masih akan datang.

"Saya antusias untuk terus berkembang bersama tim ini dan bersaing memperebutkan gelar dalam ajang-ajang balap terbesar dunia," tutur Del Toro. (mainsepeda)

Populer

Gravel Bike: Cepat On Road, Tangguh Off Road
Mengapa EJJ Event Ultra yang "Enak"?
3T Strada DUE: Mundur Selangkah untuk Maju Lima Tahun?
Tour de Romandie 2026: Menjalani Debut, Pogacar Berubah ke Mode Pemburu GC
Wdnsdy Luncurkan AJ1 Ti EVO, Sepeda Titanium Clean Look
Inilah Tim-Tim Dunia yang Ganti Sepeda untuk 2024
Tadej Pogacar Debut di Tour de Suisse, Pemanasan Menuju Tour de France
1500 EJJ 2024 Update – Hour 58: Mulus Lewati Gravel di Boyolangu, Empat Cyclist Terdepan Menuju CP 3
Campagnolo HPPM Power Meter Pertahankan "Mahalbility"
Pecah Telur, Timnas Indonesia Akhirnya Raih Emas di Asian Road Cycling Championship