Antusias Datang ke RPC, Was-was Saat Amati Segmen Indiana Jones

Antusiasme peserta Malang Century Journey 2025 saat datang mengambil race pack benar-benar luar biasa. Bagi panitia, tingkat antusias ini bahkan melebihi event-event Mainsepeda sebelumnya. Bagaimana tidak, lebih dari 10 persen dari total peserta sudah berdatangan untuk mengambil race pack hanya dalam 30 menit pertama setelah sesi dibuka.

Seperti biasanya, panitia membuka sesi race pack collection (RPC) pada Sabtu, 29 November 2025, mulai pukul 10 tepat. Namun sekitar pukul 09.30, puluhan peserta sudah tiba di Stadion Gajayana. Mereka berkumpul di sekitar area pengambilan nomor antrean. Begitu sesi pengambilan race pack dimulai, peserta dengan tertib mengambil nomor antrean, kemudian duduk di kursi tunggu sambil menantikan giliran dipanggil.

“Antusias peserta luar biasa. Laporan dari panitia, kurang dari 30 menit setelah sesi race pack collection dibuka, lebih dari 65 orang sudah datang,” kata Donny Rahardian dari Mainsepeda.

Baca Juga: Malang Century Journey 2025 - Kelengkapan yang Wajib Ada di Tas Bawaan

Seperti sebuah ritual, setelah menyelesaikan rangkaian administratif pengambilan race pack, para peserta langsung menuju backdrop bergambar rute Malang Century Journey 2025. Mereka berfoto sembari mengamati rute yang harus mereka tuntaskan esok hari sebelum matahari terbenam. Pada momen inilah raut wajah peserta terlihat beragam; ada yang tetap antusias, namun tidak sedikit yang mulai tampak was-was. Terutama menerka-nerka apa itu segmen Indiana Jones.

Segmen Indiana Jones sempat disinggung oleh Founder Mainsepeda Azrul Ananda. Pada vlog edisi cek rute Malang Century Journey 2025 yang sudah tayang di YouTube Mainsepeda. Namun, pihak panitia Mainsepeda sengaja merahasiakannya hingga hari berlangsungnya event. Walhasil, tidak sedikit beberapa cyclist membayangkan aksi-aksi epik layaknya di film petualangan Indiana Jones ketika melewati segmen tersebut.

Davide Veechi, cyclist asal Italia, yang ambil bagian di event Malang Century Journey 2025. 

"Ya kalau dibilang Indiana Jones, sih yang bayangan saya, ekspektasinya mungkin masuk ke terowongan-terowongan gitu ya, berpetualang gitu. Cuman enggak tahu nih, kita lihat besok dah," kata Sandi Fajar, cyclist asal Bandung.

Sandi mengaku sudah menantikan event Mainsepeda di Malang. Kebetulan saat ini, ia mendapatkan tugas di sana selama enam bulan, mulai Juli dan berakhir Februari 2026 mendatang. Nah, ketika Mainsepeda merilis pendaftaran event Malang Century Journey 2025, ia langsung mendaftar. 

"Saya tungguin. Akhirnya ya pas open registrasi, langsung tuh hari itu juga saya daftar. Enggak perlu mikir panjang, sudahlah," imbuhnya. 

Segmen Indiana Jones juga menimbulkan imajinasi lain dari Davide Veechi, cyclist asal Italia, tapi sudah 33 tahun di Malang. Sebagai 'warga lokal', Veechi mengaku belum pernah sekalipun mengetahui adanya segmen Indiana Jones. Ia mengaku sangat penasaran. "Mungkin sesuatu yang kita pakai sepeda terus terbang. Menarik kayaknya," candanya.

Baca Juga: Malang Century Journey 2025 - Nikmati Rutenya, Jangan Lupa Kulinerannya

Veechi selama ini lebih banyak bersepeda di jalur-jalur jalan arteri, jarang sekali mengeksplorasi rute pedesaan. Hal ini membuatnya masih penasaran dengan rute full Malang Century Journey 2025. Ia mengaku ingin menikmati perjalanan. "Karena besok tidak ada race. Kita bener menikmati pemandangan, foto, kulineran," tambahnya.

Malang Century Journey 2025 adalah event kolaborasi Mainsepeda dengan Pemerintah Kota Malang. Start dimulai pukul 06.00 WIB dari Balai Kota Malang pada Minggu, 30 November 2025. Dengan rute sepanjang kurang lebih 160 kilometer dengan total elevation gain (EG) sekitar 1.200 meter sudah menanti para cyclist yang rindu petualangan jarak jauh. Apalagi, Cut of Time (CoT) ajang ini cukup panjang, hampir 12 jam. Yakni start pada pukul 06.00 WIB dan batas waktunya pada matahari terbenam, sekitar 17.34 WIB. (Mainsepeda)


COMMENTS