Segmen tanjakan puncak Paltuding, Ijen, akan benar-benar menguras energi dan mental para cyclist. Semangat tak kenal lelah hingga perjuangan di titik nadir akan dirasakan oleh mereka. Akan tetapi, buah dari usaha itu adalah kebanggaan diri yang luar biasa. Menaklukkan tanjakan hors categorie (HC) yang dikenal terjal di Indonesia merupakan pencapaian tertinggi untuk para cyclist pecinta tanjakan.

Aspek itulah yang coba dituangkan di desain jersey yang akan dipakai oleh peserta Banyuwangi Bluefire Ijen KOM 2025. Sang desainer Gerry Rezaldi Agung ingin menggambarkan bagaimana setiap meter tanjakan Ijen adalah perjuangan yang perlu dihargai. 

Baca Juga: Banyuwangi Bluefire Ijen KOM 2025: Final Sengit Trio Men Age Under 29 

"Terinspirasi dari Blue Fire Ijen dan pola polkadot khas tanjakan, jersey ini merangkum perpaduan api, asap, dan perjuangan," kata Gerry.

"Seperti kata pepatah, where there’s fire, there’s smoke. Dan di Ijen, kisahnya lebih dari sekadar menanjak. Di udara dingin, uap keringat berkondensasi jadi kabut tipis, seolah tubuh berasap, menegaskan bahwa setiap kayuhan dan effort para atlet meninggalkan jejaknya sendiri," imbuhnya.

Jersey ini tampil dengan pola abstrak dan asimetris dengan siluet kobaran api biru atau bluefire yang jadi identitas Kabupaten Banyuwangi. Sebuah fenomena alam langka yang hanya bisa dilihat langsung di daerah paling timur Pulau Jawa itu. Ada pula pola polkadot yang identik dengan makna King of the Mountain (KOM) atau raja tanjakan.

"Untuk menangkap keunikan bluefire, garis solid diganti dengan tekstur arsiran yang lebih hidup. Bukan hanya sekadar desain, melainkan visualisasi energi, napas, dan ritme yang menyertai perjalanan menuju puncak."

Terdapat 16 warna berbeda berdasarkan masing-masing kategori. 15 jenis diantaranya disesuaikan dengan kategori kelompok umur serta Men dan Women Elite. Sedangkan, sisanya diperuntukkan untuk para cyclist Road Captain (RC).

Baca Juga: Tak Sekadar Bluefire, Ijen Punya Scenic hingga Eco Resort yang Menawan 

Banyuwangi Bluefire Ijen KOM akan digelar pada Sabtu, 27 September 2025. Start akan dilaksanakan di Pantai Boom Marina, dan akan finish di puncak Paltuding Ijen. Total jarak yang akan ditempuh sekitar 86,9 Km dengan segmen tanjakan sejauh 26,9 Km. 

Event ini akan menjadi seri terakhir dari Mainsepeda Trilogy 2025. Penentuan juara umum disetiap kategori pun akan diputuskan di sini. (Mainsepeda)

MEN CATEGORY

Populer

EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Dilema Bambang Hartana, antara ‘Tugas Negara’ dan Target Mengejar CoT di CP 2
EJJ 2026: Kena Dobel Kendala, Muhammad Suhud Harus Beli Ban sekaligus Smartphone Baru
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026: No Team Order, Dua Cyclist Wdnsdy JB dan Joko Bersaing Ketat Berebut Takhta Men 40 and Up
EJJ 2026: Hanya Satu Peserta Gagal CoT di Cima Coppi
EJJ 2026: Berusia Kepala Enam tapi Tetap Optimistis Tuntaskan Tantangan 1.500 Km
EJJ 2026: Lepas Aerobar sejak di Blitar, Zidan Makin Melesat Menuju Finis di Surabaya
Zidan Attala Nouval Hidayat yang Pertama Capai "Cima Coppi" EJJ 2026
EJJ 2026: Lewat 33 Menit dari CoT, Machfud Ingin Remidi Tahun Depan