Jasper Philipsen kembali membuktikan diri sebagai sprinter paling hebat di Vuelta a Espana 2025. Pembalap Alpecin Deceuninck itu melesat di detik-detik terakhir untuk merebut kemenangan keduanya pada etape 8, Sabtu, 30 Agustus 2025. 

Dalam sprint yang berlangsung kacau di Zaragoza, Philipsen secara luar biasa mampu keluar dari himpitan para rivalnya. Ia menyalip Elia Viviani (Lotto) tepat di garis finis dan menang hanya setengah roda.

Akan tetapi, Viviani akhirnya diputuskan mendapatkan hukuman turun peringkat karena dianggap menghalangi laju Philipsen. Posisi kedua diamankan Ethan Vernan (Israel–Premier Tech). Dan podium terakhir dibawa pulang Arne Marit (Intermarche-Wanty). 

“Yang penting kami menang, jadi tidak ada yang perlu dikeluhkan,” kata Philipsen seusai balapan. 

“Tadi saya sempat terkunci. Saya kehilangan rekan yang biasanya jadi andalan lead-out. Saya coba berkomunikasi, tapi di kilometer terakhir semuanya sulit. Saya harus cari jalur sendiri, angkat kaki lebih awal, dan kaki rasanya seperti beton. Untungnya, saya masih sempat melewati mereka di saat terakhir.”

Kemenangan ini menjadi kemenangan GrandTour ke-15 dalam karier Philipsen, sekaligus yang kedua di Vuelta tahun ini. Ia pun semakin memperketat persaingan untuk memperebutkan jersey hijau atau klasemen Point terbaik. Saat ini, jersey Hijau masih dikenakan oleh bintang Lidl-Trek, Mads Pedersen, dengan total raihan 120 poin. Peringkat kedua Vernon dan Philipsen berada di posisi ketiga dengan perbedaan 15 poin. 

“Setiap kemenangan di Grand Tour itu spesial, tidak pernah mudah. Kami harus menderita beberapa hari di pegunungan untuk sampai di sini. Vuelta setelah ini akan makin berat, tapi kemenangan ini membuatnya sedikit lebih ringan,” ujarnya.

Di lain pihak, hasil ini tak mengubah posisi di klasemen umum (GC). Torstein Træen (Bahrain Victorious) masih aman di puncak, mempertahankan red jersey untuk sehari lagi. (Mainsepeda) 

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
Herbana Konsisten Jadi Title Partner Bromo KOM Challenge
EJJ 2026: No Team Order, Dua Cyclist Wdnsdy JB dan Joko Bersaing Ketat Berebut Takhta Men 40 and Up
Brompton X Chpt3 Titanium, Hanya 10,3 Kilogram
Bentang Jawa 2025: Stephen Lane Juara! Pecah Rekor Finish Under 78 Jam
Mads Pedersen Pernah Gagal di Sepak Bola dan Bulu Tangkis
Bromo KOM 2026: KHCC Singapura Berbanyak Latihan Indoor, Depok Loops ke Cemoro Sewu
Giro d’Italia 2026-Etape 20: Jonas Vingegaard di Ambang Juara Overall
Brompton Explore, Senjata Baru untuk Penggemar Turing
Sukses Tampil di EJJ 600 Km, Nandy Syafiek Ingin Naik Kelas 1.500 Km Tahun Depan