Puasa ramadan tidak menghalangi para anggota Fantastic Cycling Club (Fantastic CC) untuk tetap aktif berolahraga. Mereka pun menggelar gowes rutin tanpa membawa botol minum atau dikenal no bidon ride. Aganda ini dilakukan 3-4 kali dalam sepekan. 

"Waktunya biasanya rabu atau kamis, terus sabtu dan minggu. Titik kumpulnya di alun-alun Sidoarjo pada pukul setengah 6 pagi," kata salah seorang founder Fantastic CC, Pungky Heby Priambodo.

No bidon ride memang jadi tren selama bulan puasa. Fokusnya bukan untuk peningkatan performa. Tapi sekadar menjaga kondisi daya tahan tubuh agar tidak drop pasca ramadan. 

Baca Juga: Visma-Lease a Bike Dominasi Etape 3 Paris-Nice

Oleh karena itu, jarak rutenya pun juga dipangkas. Tidak sejauh biasanya. Fantastic CC menargetkan setiap gowes berjarak 100 Km. Tujuannya beragam mulai dari alun-alun Pasuruan, nge-loop Mojosari, Pandaan, dan lain-lain. 

Selain itu, rute yang dipilih pun kebanyakan full jalan datar atau rolling-an pendek. Minim jalur tanjakan yang menguras banyak tenaga. Kegiatan ini biasanya dilakukan pagi hari setelah sahur, atau sore hari menjelang berbuka puasa. Namun, Fantastic CC memilih menggelarnya di pagi hari. 

"Kalau kita bisa siasati pas sahur kita perbanyak minum air putih. Selama ini tidak ada kendala karena belum siang kita sudah di rumah. Setengah 6 sampai jam 9 biasanya sudah dapat 100 Km," imbuhnya. 

Baca Juga: Lidl-Trek Menghantarkan Milan Rebut Etape 2 Tirreno-Adriatico

Selain kegiatan no bidon ride, Fantastic CC juga mengejar keberkahan di bulan ramadan dengan membuka donasi santunan untuk anak yatim dan fakir miskin. Dana yang terkumpul nantinya disalurkan ke yayasan Ni'matul Yatim Sejahtera, Pasuruan. Kegiatan ini rencananya akan dilakukan pada 24 Maret 2025, berbarengan dengan peringatan malam Nuzulul Qur'an. 

"Itu agenda rutin FCC setiap tahunnya, memberikan santunan untuk anak yatin. Semua bisa berdonasi," tutupnya. (Mainsepeda)

Populer

Jersey Nggravel Glenmore 2026 Dirilis, Padukan Panorama Perkebunan dan Performa Tinggi
Cerita "Menemukan" Tanjakan Bromo dan Kediri Dholo KOM
Inilah Tiga Rute Seru untuk Gravel Bike di Tangerang
CCC Cirebon Tetap Eksis Hingga Tiga Dekade
CCI Dapat Pengalaman Berharga di Malaysia
Kolom Sehat: Under Training, Over Eating
John Boemihardjo: Sepeda Minimalis untuk London-Edinburgh-London 1.500 Km!
Kuota Peserta EJJ 2026 Kategori 600 KM Terpenuhi, Pendaftaran Ditutup Besok
E3 Saxo Classic 2026: Van der Poel Berdarah-darah Cetak 'Hattrick' Bersejarah
Bandung Vintage Friday: Kembalikan Kejayaan Sepeda dan Apparel Jadul