Hadi Tombro Raih Podium di Gravelton Filipina

| Penulis : 

Cyclist nasional Trihadi Siswanto mencetak prestasi saat mengikuti event internasional bertajuk Gravelton pada Minggu, 20 Oktober 2024. Pria yang sering disapa Hadi Tombro ini meraih posisi ketiga dalam event gravel yang digelar di Filipina tersebut. 

Hadi Tombro bersaing dengan 84 cyclist lainnya di kelas Men 30-39 pada kategori Gravel 120 Km. Dan ia mengaku tak menyangka dapat naik podium. 

"Pikirku masuk enam besar. Pas pemanggilan award ternyata yang aku kira rival, ternyata tidak semua 30-39. Jadi Alhamdulillah masuk," kata Hadi. 

Gravelton merupakan gelaran khusus balapan gravel yang terbagi menjadi dua kategori jarak, Yakni 75 Km dan 120 Km. 60 persen rutenya berupa lintasan non-aspal. Didominasi jalanan berpasir, sedikit berlumpur dan berbatu. Lokasinya di Clark Pampanga atau ke arah barat laut ibu kota Filipina, Manila. 

Hadi Tombro naik podium usai finis tiga besar.

Hadi mengaku rutenya cukup menyita stamina. Baru melewati 30 Km jarak, ia sudah mengalami kram. Beruntung cyclist 34 tahun ini mampu bertahan hingga akhir. 

"Pengalaman baru. Gravel race speed juga terus terang masih kewalahan. Kaki kram 30 Km, enakan, kram lagi. Jadi berbeda dengan Badland yang lebih adventure, kali ini maksa ditenaganya," imbuhnya. 

Pada event Gravelton ini, Hadi mempersenjatai dirinya dengan sepeda merek dalam negeri, Wdnsdy Journey KS. Ia mengaku sangat nyaman dengan tunggangannya tersebut. 

"Sepedanya nyaman, seperti menemukan rumahnya. Karena Journey KS ini dirancang aero gravel bike," imbuhnya. 

Pasca mengikuti Gravelton, Hadi akan segera pulang ke tanah air dan harus berkemas kembali. Seperti diketahui, Hadi merupakan satu dari delapan cyclist Mainsepeda yang akan mengikuti Taiwan KOM 2024. Salah satu event nanjak paling sadis di dunia. Acara puncak akan digelar pada Jumat, 25 Oktober 2024.

Taiwan KOM 2024 akan menempuh rute 150 Km dengan menanjak ke ketinggian 3.275 meter. Lokasi finis berada di Wuling, puncak Gunung Hehuan.

Hadi pun mengaku akan melakukan recovery semaksimal mungkin agar tampil prima di Taiwan KOM. 

"Besok langsung rest, recovery. Lebih ke jaga makan dan vitamin. Harapannya bisa finis di Taiwan KOM," tutupnya. (mainsepeda)

Populer

Zidan Nouval Juara Bentang Jawa 2026, Kawinkan Gelar Ultra-Cycling 1.500 Km
Peserta Tertua dan Termuda Bentang Jawa 2026 Terpaksa DNF di Hari Kedua
Zidan Attala Nouval Hidayat yang Pertama Capai "Cima Coppi" EJJ 2026
Bentang Jawa 2025: Stephen Lane Juara! Pecah Rekor Finish Under 78 Jam
Bu Fey Terjun di Bentang Jawa 2026, Berbekal Pengalaman di Paris dan Three Islands Journey
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025
Nostalgia Jalur Gravel EJJ, Wisli Sagara dan Ilmiawan Auwalin Siap Comeback ke Glenmore
No. 1 Finis East Java Journey 2024 Kategori 1.500 Km, Zidan Juara Men 39 and Under
Bentang Jawa 2025: 181 Peserta, 47 DNF, Rekor 119 Finisher!
Pogacar Siap Dominasi Vuelta a España 2026, UAE Ungkap Kunci Persiapannya