Yusuf Kibar kian berkibar. Ia memastikan diri sebagai finisher pertama Bentang Jawa 2024. Ia menyelesaikan balapan di Banyuwangi tepat pukul 15.00 WIB pada Rabu, 14 Agustus 2024. Atau hanya butuh 3 hari 9 jam 30 menit untuk merampungkan rute sepanjang 1.500 Km. 

Tak hanya finis dengan waktu tecepat, Yusuf juga memecahkan rekor. Ia melampaui rekor juara Bentang Jawa tahun lalu, Boru McCullagh. Cyclist Inggris sebelumnya merampungkan Bentang Jawa 2023 dengan catatan waktu 3 hari 12 jam 59 menit. Lebih lambat hampir 4 jam dari pencapaian Yusuf kali ini. 

"Ini event ultra pertama saya. Sebelumnya hanya long ride bersama teman-teman saja. Jadi saya tidak menduga bisa menang," ungkap Yusuf. 

Juara Bentang Jawa 2023 Boru McCullagh menyerahkan brevet pemenang kepada Yusuf. 

Sebagai debutan di event ultra cycling, nama Yusuf sejatinya minim ekspos. Banyak pihak yang lebih mengunggulkan Handika atau Zidan Attala Nouval. Tak aneh memang karena keduanya menjadi finisher terdepan di East Java Journey 2024. 

Selain itu, Yusuf juga diwarnai keberuntungan. Zidan yang sebelumnya berada di depan Yusuf terpaksa terhenti karena mengalami bocor ban. Kejadian tersebut terjadi di 100 Km terakhir sebelum garis akhir.

Baca Juga: Tren Baru: Balapan Sepeda MTB Pakai Drop Bar

"Jadi waktu di Carita orang-orang bicarakan target, kalau saya tidak tahu. Tidak ada rencana. Rencana saya cuma minum abis berhenti dan secepatnya jalan lagi. Bahkan kadang-kadang uang kembalian tidak saya ambil, saya jalan lagi daripada nunggu lama," imbuh Yusuf.

Sementara itu, peringkat kedua akhirnya menjadi milik Zidan. Cyclist asal Sidoarjo ini menyelesaikan balapan 24 menit di belakang Yusuf. Sedangkan, Handika yang sebelumnya finis di depan Zidan diputuskan didiskualifikasi dari balapan. Dalam unggahannya, Panitia Bentang Jawa menyebutkan terdapat pelanggaran berulang kali terhadap peraturan.

Brevet juara Bentang Jawa 2024 diserahkan langsung oleh Boru kepada Yusuf. Hal ini adalah tradisi di Bentang Jawa. Juara sebelumnya yang akan memberikan brevet kepada juara baru. Boru sendiri memutuskan DNF (Did Not Finish) tahun ini. (Mainsepeda)

Populer

EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026: Lepas Aerobar sejak di Blitar, Zidan Makin Melesat Menuju Finis di Surabaya
EJJ 2026: Three-Peat! Zidan Raih Gelar ’Sarjana S3 Ultra'
EJJ 2026: Finish Strong 1.500 Km! John Boemihardjo Segel Podium Men 40 and Up untuk Kali Ketiga
EJJ 2026 - 600 Km: Cyclist Mix Prancis-Sunda Bawa Jimat Keberuntungan Multifungsi
EJJ 2026: Persaingan Sengit Podium Pair
EJJ 2026 - 600 Km: Target Finis 48 Jam, Muhammad Faris Andalkan Manajemen Body Clock
EJJ 2026 600 Km: Perjalanan Kaderisasi Calon Peserta 1.500 Km Dimulai
EJJ 2026: Dilema Bambang Hartana, antara ‘Tugas Negara’ dan Target Mengejar CoT di CP 2