Desain jersey menjadi salah satu yang ditunggu oleh peserta Kediri Dholo KOM Challenge 2022. Jersey tahun ini akan menonjolkan 'Kelok 9', salah satu tanjakan yang harus ditaklukkan oleh peserta gelaran ini. Selain desain yang keren, jersey ini sangat cocok digunakan untuk nanjak.

Seperti tahun lalu, desain jersey tahun ini memang juga menonjolkan Kediri. Tahun lalu, peserta memakai jersey dengan desain tenun ikat khas Kediri. Sementara desain tahun ini menggambarkan perjuangan peserta menaklukkan Kelok 9.

Para peserta Kediri Dholo KOM Challenge 2022 akan menggunakan jersey premium dari SUB. Jersey ini memberi kesan mewah, ringan sekaligus adem ketika dipakai untuk menanjak. Sangat pas untuk nanjak ke Dholo nanti.

Kediri Dholo KOM Challenge 2022 akan dilangsungkan pada 3-4 Desember mendatang. Peserta akan start dari Balai Kota Surabaya menuju Kantor Bupati Kediri pada hari pertama. Pada hari kedua, peserta start dari Kantor Bupati Kediri menuju Dholo. Total jaraknya lebih dari 200 kilometer. (mainsepeda)

Inilah desain jersey Kediri Dholo KOM Challenge 2022:

1. Jersey untuk Hari Pertama
Seluruh peserta akan menggunakan jersey yang sama pada hari pertama Kediri Dholo KOM Challenge 2022 nanti.

2. Jersey untuk Hari Kedua
Kemudian pada peserta akan mengenakan jersey bebeda pada hari kedua. Kategori Men akan memakai warna dasar yang sama. Pun demikian dengan kategori Women. Pembedanya terletak di warna lengan sebelah kiri. Juga corak tanjakannya. Semuanya disesuaikan dengan kategori yang diikuti.

- Jersey untuk Men Category

- Jersey untuk Women Category

3. Jersey untuk Road Captain
Road captain juga akan menggunakan dua jersey berbeda selama Kediri Dholo KOM Challenge 2022.

Podcast Mainsepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 117

Populer

Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
Herbana Konsisten Jadi Title Partner Bromo KOM Challenge
EJJ 2026: No Team Order, Dua Cyclist Wdnsdy JB dan Joko Bersaing Ketat Berebut Takhta Men 40 and Up
Brompton X Chpt3 Titanium, Hanya 10,3 Kilogram
Bentang Jawa 2025: Stephen Lane Juara! Pecah Rekor Finish Under 78 Jam
Mads Pedersen Pernah Gagal di Sepak Bola dan Bulu Tangkis
Bromo KOM 2026: KHCC Singapura Berbanyak Latihan Indoor, Depok Loops ke Cemoro Sewu
Giro d’Italia 2026-Etape 20: Jonas Vingegaard di Ambang Juara Overall
Brompton Explore, Senjata Baru untuk Penggemar Turing
Sukses Tampil di EJJ 600 Km, Nandy Syafiek Ingin Naik Kelas 1.500 Km Tahun Depan