Primoz Roglic sebenarnya masih terikat kontrak jangka panjang di Jumbo-Visma. Durasinya hingga 2025. Meski demikian, pembalap asal Slovenia ini dikabarkan tertarik meninggalkan skuad asal Belanda itu. Tim kaya raya asal Inggris, Ineos Grenadiers dirumorkan sangat terpikat dengan mantan atlet ski jumping tersebut.

Roglic adalah pembalap elite di Jumbo-Visma. Serta salah satu climber terkuat di peloton WorldTour dewasa ini. Kehebatan rider 32 tahun ini tercermin dari keberhasilannya menjuarai La Vuelta a Espana selama tiga musim berturut-turut. Mulai dari 2019 hingga 2021.

Akan tetapi, Roglic terus-menerus sial di Tour de France. Ia selalu gagal juara dalam tiga keikutsertaannya terakhirnya di Prancis. Kemenangan yang sudah lama diidam-idamkan itu justru berhasil direbut juniornya di Jumbo-Visma, Jonas Vingegaard di Tour de France 2022.

Menyusul penampilan Jonas Vingegaard yang mendominasi di Tour de France, beberapa pihak berspekulasi jika peran Roglic di skuad Jumbo-Visma tidak mungkin menjadi lebih rendah. Kondisi makin rumit karena superstar asal Slovenia itu kemungkinan absen di La Vuelta a Espana karena patah tulang belakang.

Maka, hijrah ke tim lain bisa menjadi solusi. Ineos Grenadiers dilaporkan begitu tertarik dengan jasa Roglic. Tim ini butuh sosok leader baru karena Egan Bernal belum pulih 100 persen usai kecelakaan pada awal 2022. Selain itu, Ineos Grenadiers harus bersiap kehilangan Richard Carapaz yang mungkin hijrah pada tahun depan.

Velonews telah mengonfirmasi kedua tim. Baik Jumbo-Visma maupun Ineos Grenadiers sama-sama membantah spekulasi tersebut.

Sementara itu, Jumbo-Visma dilaporkan siap mendatangkan pembalap baru. Sosok yang dibidik adalah Wilco Kelderman. Ia habis masa kontrak di Bora-Hansgrohe pada akhir musim ini. Pembalap asal Belanda itu pernah memperkuat Jumbo-Visma pada 2012 hingga 2016 silam.

Ineos Grenadiers sendiri harus bersiap kehilangan Carapaz. Rider asal Ekuador itu dilaporkan merapat ke tim  EF Education-EasyPost. Mendatangkan Carapaz adalah bagian dari ikhtiar tim EF untuk bersaing dengan tim-tim mapan seperti Jumbo-Visma, UAE Team Emirates, dan Ineos Grenadiers di Grand Tour.

Ineos juga sibuk memperpanjang masa bakti Adam Yates. Kontrak pembalap 29 tahun ini akan habis pada akhir 2022. Konon, ia akan meneken perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun. Selain itu, Ineos Grenadiers juga memperpanjang kontrak Filippo Ganna hingga 2027 nanti. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 102

Foto: Eurosport


COMMENTS