Registrasi Madiun-Lawu Challenge Segera Dibuka

| Penulis : 


Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun beserta ISSI Kota Madiun bikin acara gowes seru pada 16-17 Juli nanti. Namanya Madiun-Lawu Challenge. Peserta akan ditantang untuk menaklukkan tanjakan ke Cemorosewu, dengan total jarak hanya 70 kilometer. Pendaftaran dibuka mulai Sabtu (23/4).

Gunung Lawu adalah salah satu primadona yang terletak di perbatasan Jawa Timur (Jatim) dan Jawa Tengah (Jateng). Lawu juga memiliki rute nanjak yang menjadi favorit cyclist, yakni Cemorosewu. Tanjakan ini dapat diakses melalui Jatim maupun Jateng.

Dalam rangka hari jadi Kota Madiun ke-104, Pemkot Madiun dan ISSI Kota Madiun menyelenggarakan Madiun-Lawu Challenge, acara gowes seru yang wajib diikuti cyclist di Indonesia.

"Madiun-Lawu Challenge menantang cyclist se-Indonesia untuk nanjak ke Cemorosewu di kaki Gunung Lawu. Dijamin pasti ketagihan," terang Faizal Rachman, Ketua ISSI Kota Madiun.

Faizal menjelaskan, Madiun-Lawu Challenge akan mempuh total jarak 70 kilometer. Membawa peserta nanjak ningga elevasi 1.800 meter. Para peserta bertolak dari Balai Kota Madiun. Lalu gowes melalui Kabupaten Madiun dan Magetan. Finisnya di Cemorosewu.

Para pendekar gowes akan disajikan keindahan alam luar biasa. Sebab rute Madiun-Lawu Challenge melalui dua telaga. Salah satunya Telaga Sarangan. "Melalui Madiun-Lawu Challenge ini ISSI bersama Pemkot Madiun ingin menghidupkan kembali event bersepeda di Madiun Raya yang sempat meredup karena pandemi," jelas Faizal.

Menurut Faizal, Gunung Lawu tak ubahnya hidden gem bagi kalangan cyclist. Lawu memiliki tanjakan yang tidak kalah menantang seperti Gunung Bromo dan Gunung Ijen. Aksesnya pun sangat mudah. Sebab Kota Madiun bisa dijangkau melalui tol. Baik via Surabaya atau Surakarta (Solo) dan Jogjakarta.

Sementara itu, Wali Kota Madiun H. Maidi mengakui bahwa event bersepeda adalah sarana sport tourism paling efektif dewasa ini. Apalagi jumlah pesepeda di dunia, termasuk di Indonesia, meningkat tajam selama pandemi Covid-19 dua tahun ini.

Selain itu, sambung Maidi, Pemkot ingin mengenalkan serta menyajikan perubahan tata kota dan city tourism Madiun saat ini. Sebab, Kota Madiun telah mengalami perubahan luar biasa dalam tiga tahun terakhir.

Melalui Madiun-Lawu Challenge, ia berharap sektor olahraga bersepeda dan pariwisata Kota Madiun makin maju. Untuk itu, Maidi mengajak seluruh cyclist di Indonesia untuk datang ke Madiun dan mengikuti Madiun-Lawu Challenge.

"Ayo datang ke Madiun. Selain gowes, Anda dapat menikmati kuliner dan pariwisata di Madiun. Dijamin sangat ramah di kantong," seru mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun ini.

Pendaftaran Madiun-Lawu Challenge dimulai pada 23 April nanti di laman resmi ISSI Kota Madiun. Klik link ini. Segera daftar dan dapatkan early bird-nya.

Madiun-Lawu Challenge adalah gelaran Pemkot Madiun dan BUMN di Kota Madiun. Digelar dalam rangka HUT Kota Madiun ke-104. Event ini di-manage oleh ISSI Kota Madiun serta didukung Mainsepeda.com.(mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 81

Populer

Raih Gelar S3 di Sydney, Wisuda ‘Sarjana Ultra’ 1.500 Km di EJJ 2026
Pengalaman Serba Pertama Yusran Yahya di EJJ 2026, dari Rasakan Rute Terjauh Sampai Gempa
Kesan EJJ 2026 Versi Peserta: Pelayanan Memuaskan, Rute Minta Jangan Dites Om JB
Ketika Para Peserta EJJ 2026 Akhirnya Menemukan Marka Mobil Terbang
EJJ 2026: Kabar Duka Memaksa Marcus-Aloysia DNF, Batalkan Piknik Bersepeda Lipat Keliling Jatim
EJJ 2026: ’Ultra Women’ Ivo-Fian Rebut Podium ke-3 Pair sekaligus Lantern Rouge
Lulus 600 Km Pakai Seli, Ditantang Istri Lanjut EJJ 1.500 Km
Peserta EJJ 2026 Kompak Sebut Tanjakan di Jatim Bikin Ampun, tapi Bikin Nagih!
Para Remidial yang Akhirnya Sukses Raih Gelar Sarjana Ultra EJJ 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!