Tetap Eksis di Peloton Meski Berusia 50 Tahun

| Penulis : 

Davide Rebellin merayakan ulang tahun ke-50 pada Agustus lalu. Semula, ia diprediksi akan pensiun dari balap sepeda. Apalagi setelah kecelakaan di Memorial Marco Pantani pada 18 September. Akan tetapi, Rebellin masih belum habis. Ia dipastikan tetap berkompetisi musim depan.

Rebellin baru saja meneken satu tahun perpanjangan kontrak bersama tim Continental, Work Service Vitalcare Vega. Kesepakatan baru ini membuat pria asal Italia tersebut akan memasuki musim ke-30 sebagai pembalap profesional.

"Ini semua tentang gairah," jelasnya. "Berlatih keras dan mengikuti program tertentu adalah hal normal bagi saya. Saya akan melanjutkan selama saya kompetitif dan menikmati diri saya sendiri. Ketika saatnya tiba, saya akan berhenti," kata Rebellin dalam wawancara dengan BBC.

Rebellin bukan pembalap sepele. Ia merupakan pemilik tiga gelar juara La Fleche Wallonne. Selain itu, pada 2004 lalu, Rebellin juara di La Fleche Wallonne, Liege-Bastogne-Liege, dan Amstel Gold. Hanya Philippe Gilbert yang mampu menyamai prestasi itu pada 2011.

"Saya menerima banyak dukungan dari para amatir di media sosial, mereka memuji semangat dan umur panjang saya, saya tahu saya adalah panutan dan itu memotivasi saya," bilangnya.

Baginya, bersepeda merupakan jalan hidup. Oleh sebab itu, ia sangat bersyukur dapat berkerja di olahraga yang digemari. "Saya bangun di pagi hari dan saya pergi dengan sepeda saya. Saya tidak memiliki jam kerja yang tetap dan saya masih menjalani mimpi saya," ungkap Rebellin. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 68

Foto: Work Cycling Service

Populer

EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026: Finish Strong 1.500 Km! John Boemihardjo Segel Podium Men 40 and Up untuk Kali Ketiga
EJJ 2026: Lepas Aerobar sejak di Blitar, Zidan Makin Melesat Menuju Finis di Surabaya
EJJ 2026 600 Km: Perjalanan Kaderisasi Calon Peserta 1.500 Km Dimulai
EJJ 2026: Three-Peat! Zidan Raih Gelar ’Sarjana S3 Ultra'
EJJ 2026 - 600 Km: Target Finis 48 Jam, Muhammad Faris Andalkan Manajemen Body Clock
EJJ 2026: Persaingan Sengit Podium Pair
EJJ 2026 - 600 Km: Cyclist Mix Prancis-Sunda Bawa Jimat Keberuntungan Multifungsi
EJJ 2026: Dilema Bambang Hartana, antara ‘Tugas Negara’ dan Target Mengejar CoT di CP 2