Kado Hari Jadi Banyuwangi dari Eko Setiawan

| Penulis : 

Perhelatan KAI Kediri Dholo KOM Challenge 2021 menjadi berkah bagi para cyclist. Khususnya mereka yang sudah rindu balapan. Seperti Eko Setiawan yang sempat merasa putus asa karena pandemi membuat agenda balap sepeda seakan mati suri. Gelaran kali ini membuat anggota BRCC Banyuwangi ini lega. Apalagi ia pulang dengan tersenyum karena berhasil keluar sebagai juara di Men Age Category 31-40.

Setelah menikmati momen di podium, Eko menceritakan pengalamannya sebelum KAI Kediri Dholo KOM Challenge 2021 ini. Dirinya mengaku sudah menjajal jalur nanjak ke Dholo sebelum PPKM. Karena dirinya memang punya target juara. Namun semangatnya sempat pupus karena gelaran ini mengalami penundaan. 

"Sebenarnya sebelum PPKM yang terakhir itu, saya sempat ke sini (Dholo). Latihan sekali saja," tutur pria asal Banyuwangi tersebut. 

Latihan memang penting. Namun yang tidak kalah penting lagi menjaga mental bertanding. Sebab, selama ini dia merasa hampir putus asa lantaran banyak event yang ditundfa. Eko mengaku bahwa KAI Kediri Dholo KOM Challenge 2021 menjadi balapan pertamanya setelah pandemi.

"Ini baru pertama kali saya ikut lomba lagi. Jelas fisik menurun, mental juga menurun. Saya sempat putus asa karena tidak ada balapan. Akhirnya sekarang sudah lega karena bisa naik podium lagi," ungkapnya.

Eko Setiawan (306) mempersembahkan kemenangannya sebagai kado untuk hari jadi Banyuwangi

Eko merasa dukungan keluarga dan tim sangat berarti di balapan kali ini. Tantangan terberat di rute kali ini adalah enam kilometer menjelang finis. Tanjakan kelok sembilan dan gigi satu menjadi trek yang paling seru. Tapi dia berusaha demi mempersembahkan kado untuk Banyuwangi tercinta.

"Gradient sampai 29 persen. Ini yang sangat menantang," jelasnya. "Saya gembira bisa menjadi juara. Lebih penting lagi, gelar ini saya persembahkan untuk Bayuwangi yang sedang berulang tahun ke 250," ungkapnya.

Hari jadi Banyuwangi jatuh pada 18 Desember mendatang. Eko berharap gelarnya bisa menambah prestasi yang dicapai putra Bayuwangi di ajang olahraga. Dia juga ingin ikut di event selanjutnya. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 68

Foto: DBL Indonesia

Populer

UAE Tour 2026-Etape 4: Milan Bersaudara Menguasai Fujairah
DMCT Rilis Jersey Kelima, Desain Terinspirasi Tim Balap Pro Belanda
UAE Tour 2026-Etape 3: Antonio Tiberi Kuasai Jebel Mobrah, Rebut Kemenangan dan Jersey Merah
UCI World Championship 2025: Pogacar Back to Back Juara Dunia Road Race
UCI World Championships 2025: Evenepoel Ukir Sejarah, Tiga Kali Beruntun Juara Dunia ITT
RIP King Liu: Sosok di Balik Sepeda "Made in Taiwan" Bisa Bersaing di Level Global
Nggravel Blitar 2026 Jadi Ajang Reuni Alumni EJJ Sekaligus Debut Kategori Race
Fantastic CC Gowes Tanpa Bidon, Tak Lupa Beramal!
Rekor Bersepeda Tercepat di Dunia, 296 km/jam!
Bentang Jawa Lunas