Le Coq Sportif tak lagi menjadi penyedia jersey di Tour de France mulai musim 2022. Tempat mereka telah digantikan Santini. Apparel asal Italia itu menyepakati kontrak berdurasi lima musim dengan Amaury Sport Organisation (ASO), penyelenggara event balap paling bergengsi di dunia itu.

Le Coq Sportif telah menjadi penyedia jersey Tour de France sejak 2012. Mereka menggantikan tempat Nike. Berselang satu dekade, ASO kini menggandeng Santini. Kesepakatan ini berlaku mulai 2022 hingga 2027 mendatang.

Selain menjadi penyuplai jersey para pemimpin di Tour de France, Santini akan menyediakan jersey pemimpin di Tour de France Femmes. Serta balapan amatir L'Etape du Tour. Monica Santini, CEO Santini Cycling Wear begitu emosional dengan kesepakatan ini.

"Ini menandai kelanjutan hubungan dengan ASO. Yang dimulai dengan mensponsori La Vuelta sejak 2016 dan dilanjutkan dengan Deutschland Tour. Sekarang kami berhasik menggandeng balapan terpenting di dunia," ucap Monica dalam keterangan resminya.

Perjanjian dengan ASO makin mempertegas dominasinya di event sepeda bergengsi. Sebelumnya, Santini telah bekerja sama dengan Union Cycliste Internationale (UCI) dan Union Européenne de Cyclisme (UEC). Santini menjadi penyedia jersey pelangi serta jersey untuk juara Eropa.

"Kami senang dan bangga menyambut Santini di Tour de France. Babak baru telah dibuka untuk jersey pemimpin di La Grande Boucle berkat apparel bersepeda yang bersejarah ini. Mereka akan menawarkan produk-produk berperforma tinggi dengan desain kreatif untuk para elit bersepeda dunia," kata Yann Le Moenner, CEO ASO. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 59

Foto: Santini

Populer

EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026: Finish Strong 1.500 Km! John Boemihardjo Segel Podium Men 40 and Up untuk Kali Ketiga
EJJ 2026: Lepas Aerobar sejak di Blitar, Zidan Makin Melesat Menuju Finis di Surabaya
EJJ 2026: Three-Peat! Zidan Raih Gelar ’Sarjana S3 Ultra'
EJJ 2026 600 Km: Perjalanan Kaderisasi Calon Peserta 1.500 Km Dimulai
EJJ 2026 - 600 Km: Target Finis 48 Jam, Muhammad Faris Andalkan Manajemen Body Clock
EJJ 2026 - 600 Km: Cyclist Mix Prancis-Sunda Bawa Jimat Keberuntungan Multifungsi
EJJ 2026: Persaingan Sengit Podium Pair
EJJ 2026: Dilema Bambang Hartana, antara ‘Tugas Negara’ dan Target Mengejar CoT di CP 2