Meninjau perkembangan pandemi Covid-19 di Indonesia, penyelenggara KAI Kediri Dholo KOM Challenge 2021 memutuskan untuk menunda kembali event ini hingga 2-3 Oktober nanti.

Event gowes seru yang berlangsung selama dua hari tersebut, seharusnya seharusnya dilangsungkan pada 10-11 Juli. Hanya saja, lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia sepanjang Juni membuat event ditunda hingga 14-15 Agustus.

Akan tetapi, pandemi Covid-19 masih belum surut. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masih berlangsung di sejumlah daerah Indonesia. Bahkan PPKM level 4 berlaku hingga awal Agustus.

Mempertimbangkan arahan dan masukan dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 di Jatim, termasuk kota dan kabupaten yang akan disinggahi KAI Kediri Dholo KOM Challenge 2021, penyelenggara memutuskan untuk menundanya hingga 2-3 Oktober nanti.

Pemilihan tanggal tersebut memiliki alasan tersendiri. Pertama, untuk merayakan HUT PT KAI ke-76 pada 28 September. Kedua, untuk menyemarakkan hari jadi Provinsi Jawa Timur (Jatim) ke-76 yang jatuh pada 12 Oktober.

"Jadi, KAI Kediri Dholo KOM Challenge 2021 sekaligus merayakan hari spesial bagi untuk KAI dan masyarakat Jawa Timur," bilang founder Mainsepeda.com, Azrul Ananda.

Rahmad Kartolo dari DBL Indonesia sebagai penyelenggara, berharap pandemi Covid-19 di Indonesia segera melandai. "Oleh karena itu, tolong jaga kesehatan masing-masing agar pandemi ini segera berakhir dan kita semua bisa gowes normal," ucapnya.

KAI Kediri Dholo KOM Challenge 2021 adalah gelaran Mainsepeda.com yang di-manage oleh Azrul Ananda School of Suffering (AA SoS) dan DBL Indonesia. Event didukung oleh Bank Jatim, Pelindo III, Honda Surabaya Center, MPM Honda Jatim, Novotel Samator, Herba Mojo, Strive Indonesia, National Hospital, Wdnsdy Bike, SUB Jersey, dan AZA Wear. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 52

Audionya bisa didengarkan di sini

Populer

UAE Tour 2026-Etape 4: Milan Bersaudara Menguasai Fujairah
DMCT Rilis Jersey Kelima, Desain Terinspirasi Tim Balap Pro Belanda
UAE Tour 2026-Etape 3: Antonio Tiberi Kuasai Jebel Mobrah, Rebut Kemenangan dan Jersey Merah
UCI World Championship 2025: Pogacar Back to Back Juara Dunia Road Race
UCI World Championships 2025: Evenepoel Ukir Sejarah, Tiga Kali Beruntun Juara Dunia ITT
RIP King Liu: Sosok di Balik Sepeda "Made in Taiwan" Bisa Bersaing di Level Global
Nggravel Blitar 2026 Jadi Ajang Reuni Alumni EJJ Sekaligus Debut Kategori Race
Fantastic CC Gowes Tanpa Bidon, Tak Lupa Beramal!
Rekor Bersepeda Tercepat di Dunia, 296 km/jam!
Bentang Jawa Lunas