Penonton yang membikin ulah di Etape 1 Tour de France 2021, yang membuat 60 pembalap tumbang, berhasil ditangkap aparat kepolisian. Menurut laporan radio Prancis RTL, penonton perempuan tersebut kini ditahan di markas kepolisian Landerneau, Brittany, Prancis.

Amaury Sport Organisation (ASO) sebagai penyelenggara Tour de France, berikrar untuk membawa masalah ini ke jalur hukum. Pasalnya, sikap penonton norak ini pada Sabtu (26/6) benar-benar merugikan banyak kalangan. Terutama para pembalap.

BACA JUGA: Ulah Penonton Memicu Kecelakaan Besar di Etape 1

ASO bekerja sama dengan kepolisian setempat bekerja untuk menangkap penonton norak ini. Cukup sulit karena dia langsung menghilang dari lokasi kejadian sesaat setelah insiden itu terjadi. Kepolisian akhirnya menurunkan tim cyber untuk mencari jejaknya di media sosial.

Menurut laporan RTL, penonton ini telah diidentifikasi, ditemukan, dan sekarang berada dalam tahanan polisi di Landerneau. Sedangkan Reuters mengklaim jika penonton ini menyerahkan diri. Wanita Prancis berusia 30 tahun itu dituduh tanpa sengaja menyebabkan cedera dan menghadapi denda 1.500 euro.

Dalam laporan L'Equipe, wanita ini terancam hukuman lebih berat jika ada individu yang melaporkan tindakan konyolnya itu. Kabarnya, Marc Soler (Movistar) sudah siap membuat gugatan. Soler adalah salah satu korban di insiden itu. Membuat perjalanannya di Tour de France terhenti di Etape 1.

BACA JUGA: Pidanakan Penonton Pemicu Kecelakaan Masif

Seperti yang diberitakan sebelumnya, seorang penonton diburu karena menjadi biang kecelakaan besar di Etape 1. Wanita berkacamata yang mengenakan jaket kuning dan topi berwarna hijau itu berpose dengan membawa kardus berwarna cokelat yang cukup lebar. Bertuliskan 'Allez Opi-Omi', istilah Jerman untuk sayang kakek-nenek.

Masalahnya, posisinya terlalu menjorok ke jalan. Ketika Tony Martin (Jumbo-Visma) melintas dari sisi kanan, ia membentur kardus beserta lengan wanita tersebut. Martin kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Kecelakaan besar pun tak dapat dihindari.

"Saya membawa orang-orang ke depan melalui sisi kanan jalan. Kemudian menabrak kardus milik penonton itu. Semuanya terjadi sangat cepat. Tiba-tiba hampir seluruh tim tersungkur. Banyak penonton berperilaku hormat, tapi sayangnya tidak yang satu ini," Martin seusai balapan. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 48

Audionya bisa didengarkan di sini

Foto: Sporza

Populer

Unduh Rute Terbaru EJJ 2026 600 Km di Mainsepeda App!
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Kendala Teknis, Bernard van Aert dkk Gagal Sumbang Emas
Ijen KOM 2024: Haritz Raja Ijen Tercepat, Maghfirotika Ratunya
Jersey Baru Ratjoen CC: Biru dengan Siluet Garuda
Dropbag, Fasilitas Terkini Peserta EJJ 2026 1.500 Km
EJJ 2026: Panasnya Persaingan Juara Men 40 and Up
Misi Kejutkan Tim Balap Jawa
Berkeliling Pulau Bali untuk Farewell Party M. Ridwan
GTBikeV Bikin Anda Bersepeda di Game GTA