International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) tak akan diselenggarakan tahun ini. Pandemi Covid-19 yang belum tuntas membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi sebagai penyelenggara tidak ingin berjudi dengan situasi. Sebelumnya, ITdBI juga gagal digelar tahun lalu dengan alasan serupa.

Jika merujuk pada jadwal yang tercantum di laman resmi Union Cycliste Internationale (UCI), ITdBI 2021 harusnya berlangsung 20-23 September. Balapan Ketegori 2.2 ini digelar setelah Tour d'Indonesia (23-28 Agustus) dan Tour de Singkarak (4-12 September).

Akan tetapi, pandemi Covid-19 yang tak kunjung reda membuat Banyuwangi memutuskan untuk mendiadakan ITdBI tahun ini. Rencananya, Pemkab akan berkirim surat resmi ke UCI tentang penundaan ini setelah mereka merilis rangkaian acara Banyuwangi Festival 2021 pada Selasa (16/2) hari ini.

"Kami belajar dari Tour of Thailand tahun lalu. Saat itu para pesertanya, khususnya yang berasal dari luar negeri, harus menjalani karantina terlebih dahulu selama 14 hari sebelum balapan. Kalau harus menerapkan hal ini, akan berat secara anggaran," ucap Kadispora Banyuwangi, Zen Kostolani.

Jika harus menerapkan karantina, maka anggaran yang dikeluarkan pun membengkak. Sebab akomodasi peserta selama masa karantina dibebankan ke pihak penyelenggara. Sementara pendanaan ITdBI mayoritas berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Banyuwangi.

"Daripada kami paksakan menggelarnya tahun ini, izinkan kami cooling down dulu. Semoga pada 2022 nanti, ketika kondisi keuangan sudah stabil, kami bisa mengadakannya kembali," harap Zen.

Sementara itu, Zen memastikan jika event Banyuwangi International BMX akan tetap dilaksanakan tahun ini. Tapi jadwalnya bergeser dari April ke November. Balapan level Hors catégorie (HC) ini bersifat perorangan. Akomodasi ditanggung peserta. Sehingga cost-nya juga tidak banyak.

"Semoga saja penerbangan dunia mulai dibuka pada akhir tahun nanti sehingga para peserta bisa datang ke Banyuwangi," harapnya. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 31

Audionya bisa didengarkan di sini

Foto: Humas Banyuwangi

Populer

EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026: Finish Strong 1.500 Km! John Boemihardjo Segel Podium Men 40 and Up untuk Kali Ketiga
EJJ 2026: Lepas Aerobar sejak di Blitar, Zidan Makin Melesat Menuju Finis di Surabaya
EJJ 2026 600 Km: Perjalanan Kaderisasi Calon Peserta 1.500 Km Dimulai
EJJ 2026: Three-Peat! Zidan Raih Gelar ’Sarjana S3 Ultra'
EJJ 2026 - 600 Km: Target Finis 48 Jam, Muhammad Faris Andalkan Manajemen Body Clock
EJJ 2026 - 600 Km: Cyclist Mix Prancis-Sunda Bawa Jimat Keberuntungan Multifungsi
EJJ 2026: Persaingan Sengit Podium Pair
EJJ 2026: Dilema Bambang Hartana, antara ‘Tugas Negara’ dan Target Mengejar CoT di CP 2