Brompton x CHPT3 2020 Tampil Lebih Artistik

| Penulis : 

Yang dinanti akhirnya datang juga. Brompton x CHPT3 2020 resmi dirilis Kamis (17/9) hari ini tepat pukul 15.30 WIB. Brompton CHPT3 edisi ketiga ini hadir dengan warna lunar grey. Sepeda ini dibikin lebih artistik layaknya seseorang yang membuat sebuah tato.
Sepeda ini telah dilucuti, disetel, dan dirancang agar lebih kencang di jalan raya. Tidak ada spatbor atau bagasi depan. Sepeda ini dilengkapi dengan detail berbagai komponen unik; grip premium, sadel, klem engsel, dan klip rangka belakang.

Untuk menjaga semuanya tetap ringan, fork dan rangka belakang dibuat dari titanium. Sepeda ini juga dilengkapi ban Schwalbe One tan wall. Laman resmi Brompton menjelaskan, sepeda yang didesain bersama mantan pembalap pro David Millar ini hanya seberat 10,3 kilogram.

"Brompton x CHPT3 2020 bukan hanya sepeda yang harus dimiliki oleh setiap pengendara sepeda yang serius berkat kredensial kinerjanya, tetapi juga sepeda yang paling dipikirkan secara estetika di jajaran Brompton. Itu sebagian besar berkat kepekaan desain David Millar," tulis Brompton.

Dalam pembuatan sepeda ini, menurut Brompton, David Millar terinspirasi oleh artis asal Girona sekaligus pengendara lama Brompton, David Roselló. Tim desain Brompton bekerja sama dengan David untuk mengumpulkan estetika dan memikirkan tentang Brompton dalam sudut pandang yang baru.
Tampilannya dilengkapi dengan "Barrivell". Sebuah elemen grafis telah ditambahkan ke frame. Simbol ini dibuat untuk mewakili Girona yang menjadi markas CHPT3. Barrivell, jika diterjemahkan dari Bahasa Katalan berarti lingkungan lama.

"Cara kami mendesain Brompton CHPT3 2020 hampir seperti bagaimana ketika Anda mendesain tato. Ini benar-benar motif untuk menunjukkan di mana asal desain sepeda, di mana pun Anda mengendarainya di dunia," tulis laman resmi CHPT3. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 14


Audionya bisa didengarkan di sini

Foto: CHPT3

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 17: Brennan Raih Lima Kemenangan dan Cetak Sejarah
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Vuelta a Espana 2026-Etape 16: Dominan, Matthew Brennan Raih Kemenangan Keempat
Semangat Muda di Nggravel Glenmore 2026: Ambisi Podium Adrian dan Misi Debut Edo
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ceepo Shadow-R: Lebih Cepat Pakai SideFork
Zidan Nouval Juara Bentang Jawa 2026, Kawinkan Gelar Ultra-Cycling 1.500 Km
Taklukkan Tour of Flanders 2026, Pogacar Jaga Asa Misi Monument Slam
Race Around Java: Sebanyak 45 Cyclist Ultra Jalani Petualangan 3.000 Km
“Meditasi” ala Endot, Turing Ribuan Kilometer dengan Sepeda Lipat