Ineos Grenadiers Resmi Datangkan Adam Yates

| Penulis : 

Tim Ineos secara resmi merekrut pembalap asal Inggris Adam Yates dengan durasi kontrak dua tahun. Kehadiran Yates akan menambah jumlah climber di tim yang akan berganti nama menjadi Ineos Grenadiers per 29 Agustus nanti itu.

Perekrutan Yates diumumkan dalam laman resmi Ineos, Jumat (21/8) malam. Saudara kembar Simon Yates ini akan bergabung dengan Ineos mulai Januari 2021 mendatang. Ineos menilai Yates sebagai salah satu talenta besar di industri balap sepeda saat ini.

"Saya sangat senang Adam akhirnya bergabung dengan tim. Rasanya waktu yang tepat saat ia memasuki puncak kariernya dan kami memulai era baru sebagai Ineos Grenadiers," jelas Kepala Tim Ineos Dave Brailsford dalam laman resmi Ineos.

Adam Yates saat memenangkan UAE Tour 2020

Rider 28 tahun ini telah membela Mitchelton-Scott selama tujuh tahun karier profesionalnya. Saat kontraknya habis akhir tahun ini, ia memutuskan untuk 'pulang' ke Inggris dan bergabung dengan Ineos. Sedangkan saudara kembarnya, Simon, bertahan di Mitchelton-Scott.

"Sebagai tim global dengan hati orang Inggris, karakter Inggris yang dipunyai Adam sangat cocok dengan kami. Ia tahu bagaimana untuk menang dan pendekatannya yang kuat, teguh, dan tangguh adalah hal yang ingin kami kembangkan," imbuh Brailsford.

Yates adalah pembalap berpengalaman. Ia telah ambil bagian di empat balapan Tour de France, tiga kali di Vuelta a Espana dan sekali di Giro d'Italia. Ia menempati posisi keempat di Tour de France 2016. Serta menjuarai UAE Tour 2020, Februari lalu.

"Ini adalah kesempatan yang menarik dan saya rasa telah datang pada waktu yang tepat," ucap Yates. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 10

Audionya bisa didengarkan di sini

Foto: UAE Tour, Mitchelton-Scott

Populer

EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Lepas Aerobar sejak di Blitar, Zidan Makin Melesat Menuju Finis di Surabaya
EJJ 2026: Three-Peat! Zidan Raih Gelar ’Sarjana S3 Ultra'
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026 - 600 Km: Cyclist Mix Prancis-Sunda Bawa Jimat Keberuntungan Multifungsi
EJJ 2026: Kena Dobel Kendala, Muhammad Suhud Harus Beli Ban sekaligus Smartphone Baru
EJJ 2026: No Team Order, Dua Cyclist Wdnsdy JB dan Joko Bersaing Ketat Berebut Takhta Men 40 and Up
Update EJJ 2025 1.500 Km: Segmen Tanjakan Pacitan-Trenggalek Kejam
EJJ 2026: Hanya Satu Peserta Gagal CoT di Cima Coppi
EJJ 2026: Dilema Bambang Hartana, antara ‘Tugas Negara’ dan Target Mengejar CoT di CP 2