Jadwal yang tumpang tindih dengan balapan lain tak membuat Giro d'Italia 2020 kehilangan pesona. Setelah Vincenzo Nibali (Trek-Segafredo), Richard Carapaz (Ineos), Marc Soler (Movistar), dan mungkin Peter Sagan (BORA-Hansgrohe), kini giliran Remco Evenepoel yang mengonfirmasi ambil bagian di Giro.

Pembalap muda milik Deceuninck–Quickstep tersebut tampil mengesankan pada awal musim 2020. Ia berhasil memenangi dua balapan, yaitu Vuelta a San Juan dan Volta ao Algarve. Ketika kompetisi berlanjut mulai 1 Agustus nanti, Evenepoel telah membidik target baru: Giro d'Italia.

"Karena Olimpiade ditunda, kami memutuskan membalap di Giro dengan tujuan melihat apa yang bisa saya lakukan. Jika saya merasa baik, saya akan mencoba dan berjuang untuk maglia rosa. Apa pun hasilnya, kami percaya itu mungkin terjadi," katanya kepada La Gazzetta dello Sport.

Evenepoel masih berusia 20 tahun. Ia belum pernah turun di Grand Tour. Meski demikian, runner-up kejuaraan dunia Individual Time Trial (ITT) 2019 itu menjadi salah satu pembalap muda yang sangat diperhitungkan dewasa ini. Di samping Egan Bernal (Ineos) dan Tadej Pogacar (UAE-Team Emirates) tentunya.

"Ini tahun yang tepat untuk menjalani debut di Grand Tour. Giro telah menjadi tujuan besar sejak musim dingin lalu. Kalender baru membuatnya sulit untuk memilih dan melewatkan Liege-Bastogne-Liege. Tetapi Giro sangat ideal untuk pengembangan saya sebagai pembalap. Ini pilihan terbaik," terang Evenepoel.

Wonderkid dari Belgia ini mengaku tetap berlatih selama pandemi coronavirus. Hanya saja, sesi latihannya dilakukan di rumah. Rider yang dijuluki sebagai titisan Eddy Merckx ini mengungkapkan bahwa ia siap bekerja keras agar tampil mengesankan di Giro pada 3-25 Oktober nanti.

"Saya belum bekerja keras karena rencananya adalah untuk mencapai peak performance di saat yang tepat. Saya ingin memberikan semua yang saya miliki setiap hari di Giro agar saya bisa melakukan sebaik mungkin," sebut mantan pesepak bola binaan klub Anderlecht dan PSV Eindhoven itu.(mainsepeda)

Foto: Sigfrid Eggers, Getty Images

Populer

EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Lepas Aerobar sejak di Blitar, Zidan Makin Melesat Menuju Finis di Surabaya
EJJ 2026: Three-Peat! Zidan Raih Gelar ’Sarjana S3 Ultra'
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026 - 600 Km: Cyclist Mix Prancis-Sunda Bawa Jimat Keberuntungan Multifungsi
EJJ 2026: Finish Strong 1.500 Km! John Boemihardjo Segel Podium Men 40 and Up untuk Kali Ketiga
EJJ 2026 - 600 Km: Target Finis 48 Jam, Muhammad Faris Andalkan Manajemen Body Clock
EJJ 2026: Persaingan Sengit Podium Pair
EJJ 2026: Dilema Bambang Hartana, antara ‘Tugas Negara’ dan Target Mengejar CoT di CP 2
Unduh Rute Terbaru EJJ 2026 600 Km di Mainsepeda App!