Christin Wijaya disebut sebagai Zwifter pertama di Indonesia yang berhasil menuntaskan tantangan nge-Zwift selama 24 jam (moving time). Member Kelapa Gading Bikers (KGB) ini menyelesaikan challenge tersebut pada Sabtu (30/5) pagi hingga Minggu (31/5) siang.

Christin berhasil menempuh jarak total 734 kilometer dalam 24 jam gowes, dengan elapsed time 33 jam dan 9 menit. Selain gowes, Christin juga mengumpulkan donasi untuk membantu tenaga medis di Indonesia yang berjuang melawan pandemi coronavirus. Dia juga mengampanyekan gerakan olahraga di rumah.

Ide nge-Zwift 24 jam muncul saat ngabuburide, Ramadan lalu. Kala itu dia bertemu dengan cyclist luar negeri yang gowes selama lebih dari 20 jam. Kemudian dia ngobrol dengan sesama cyclist, Bona Erwin. Bona pun menunjukkan sejumlah orang yang gowes 24 jam baru-baru ini. Dari sini Christin mulai tertarik.

"Saya tidak pernah gowes selama ini sebelumnya. Paling banter gowes dari pagi sampai malam. Gowes 24 jam itu kayaknya diluar jangkauan," ujar Christine di akun YouTube, CygwinOnTube.

Christin tak berjuang sendirian. Ia mendapatkan banyak support dari rekan-rekannya sesama cyclist. Para member Zwift Indonesia (ZID) dan Zwifter Indonesia yang tinggal di Singapura (ZSGID) pun secara bergantian menemaninya menuntaskan misi ini.

Presiden Zwift Indonesia (ZID), Iman Santoso turut bangga dengan pencapaian Christin. Pria asal Malang tersebut memastikan bahwa Christin adalah cyclist asal Indonesia pertama yang menuntaskan tantangan nge-Zwift selama 24 jam.

"Christin yang pertama untuk nge-Zwift 24 jam. Sebelumnya belum ada," bilang Santoso, sapaan akrabnya kepada Mainsepeda.com, Minggu sore.(mainsepeda)

Foto: Instagram Christin Wijaya

Populer

Bentang Jawa Lunas
Malang Century Journey 2025: Berjuang Pasca Cedera, Alumnus DBL All-Star Debut di Event Mainsepeda
Balifellas CC, Bangun Persahabatan di Pulau Dewata via Bersepeda 
Malang Century Journey 2025: Mengundang Rasa Penasaran Cyclist Lokal
Kolom Sehat: Remco ke Bora, Saya ke Carita
Banyuwangi Bluefire Ijen KOM 2025: Rute Serupa, Sensasi Selalu Berbeda
Guyub Menikmati Rute-Rute Seru Malang Century Journey 2025
Malang Century Journey 2025 Start, Azrul Ananda: Selamat Menikmati Rute ‘Lucu’ yang Telah Menanti
Malang Century Journey 2025: Diikuti 600 Lebih Cyclist, Jadi Ajang Gathering di Penghujung Tahun
Hadi Tombro Kejar Peluang Turun di Kejuaraan Dunia Gravel UCI Lewat Dustman 2025