Grega Bole Menang Sprint untuk Bahrain McLaren

| Penulis : 

Adu sprint seru terjadi di penghujung Etape 4 Zwift Tour For All Professional, Kamis (7/5). Di penghujung rute rolling berakhir datar sepanjang 42,8 km, sekitar 20 pembalap punya kans meraih kemenangan.

Pembalap CCC Team, Giullaume van Keirsbul, mencoba melarikan diri pada km terakhir. Namun dia ditangkap tak jauh sebelum finis. Dalam bunch sprint itu, tampil sebagai pemenang Grega Bole dari Bahrain McLaren. Dia menang sangat tipis atas Pier-Andre Cote dari Rally Cycling.

Pada Etape 4 ini, rutenya memang lebih "ramah." Sand and Sequoias adalah nama rute umum di dunia Watopia di Zwift. Ada bagian-bagian yang menanjak di kawasan hutan, tapi finisnya di padang gurun yang datar dan cepat.

Meski demikian, bagi para pembalap yang memakai smart trainer di rumah masing-masing, tidak ada rute yang gampang kalau balapan. "Tanjakannuya cukup berat, kami terus full gas. Di bagian datar bisa sedikit lebih rileks. Itu race yang baik," kata Bole, yang menuntaskan rute dalam waktu 54 menit dan 33 detik. Mencatat rata-rata 4,7 watt per kg!

Setelah ini, hanya satu etape tersisa, dan itu yang terberat. Jumat ini (8/5), para pembalap akan menghadapi rute Quatch Quest di Watopia. Panjangnya 46,5 km, namun berakhir di tanjakan paling panjang di dunia virtual ini, Alpe du Zwift. Tanjakan replika Alpe d'Huez di Prancis itu panjangnya 12,2 km dengan kemiringan rata-rata 8 persen.

Para jagoan gunung diperkirakan akan berjaya di etape penutup ini. Sekaligus menentukan tim mana yang akan jadi juara overall. Menjelang etape penutup itu, NTT Pro Cycling masih memimpin klasemen. (mainsepeda)

Hasil Etape 4 Zwift Tour For All Professional (Top Five)

1. Grega Bole (Slovenia), Bahrain McLaren 54 menit 33 detik

2. Pier-Andre Cote (Kanada), Rally Cycling

3. Benjamin Thomas (Prancis), Groupama-FDJ

4. Ryan Gibbons (Afsel), NTT Pro Cycling

5. Scott Thwaites (Inggris), Alpecin-Fenix

Populer

EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026: Finish Strong 1.500 Km! John Boemihardjo Segel Podium Men 40 and Up untuk Kali Ketiga
EJJ 2026: Lepas Aerobar sejak di Blitar, Zidan Makin Melesat Menuju Finis di Surabaya
EJJ 2026 600 Km: Perjalanan Kaderisasi Calon Peserta 1.500 Km Dimulai
EJJ 2026: Three-Peat! Zidan Raih Gelar ’Sarjana S3 Ultra'
EJJ 2026 - 600 Km: Target Finis 48 Jam, Muhammad Faris Andalkan Manajemen Body Clock
EJJ 2026 - 600 Km: Cyclist Mix Prancis-Sunda Bawa Jimat Keberuntungan Multifungsi
EJJ 2026: Persaingan Sengit Podium Pair
EJJ 2026: Dilema Bambang Hartana, antara ‘Tugas Negara’ dan Target Mengejar CoT di CP 2