Greg Van Avermaet Juara Virtual Tour of Flanders

Dunia balap sepeda profesional tidak 100 persen berhenti di masa krisis coronavirus ini. Pada Minggu, 5 April (Senin dini hari WIB), sempat ada tontonan seru bagi penggemar secara online. Tiga belas pembalap WorldTour mengikuti Virtual Tour of Flanders, menggunakan platform Bkool. Hasilnya cukup seru, menghasilkan data yang bikin orang normal geleng kepala.

Balapannya "hanya" 30,9 km, namun melewati tanjakan-tanjakan berbatu legendaris di balapan terbesar di Belgia tersebut. Termasuk Paterberg dan Oude Kwaremont.

Karena jaraknya pendek, 13 bintang itu pun tancap gas dari awal sampai akhir. Superstar muda Deceuninck-QuickStep, Remco Evenepoel, 20, mencoba melarikan diri duluan di awal. Tapi kemudian ditelan oleh para pesaing.

Greg Van Avermaet, pemenang medali emas Olimpiade Rio, kemudian ngegas di Paterberg lalu menang solo dengan catatan waktu 43 menit dan 17 detik. Pembalap CCC itu menang 20 detik atas duo Oliver Naesen (AG2R La Mondiale) dan Nicolas Roche (Sunweb).

Walau balapannya virtual, dan yang kita tonton hanya avatar, tapi lomba ini memberi penggemar kasual gambaran tentang betapa kuatnya para pembalap WorldTour. Bayangkan, dalam 43 menit lebih itu, Van Avermaet mengerahkan power rata-rata 434 watt. Alias 5,86 watt per kilogram (tinggi/beratnya 1,81 m dan 74 kg).

Penghobi sepeda biasa sudah kesulitan menahan 250 watt lebih dari lima menit!

Usai lomba, Van Avermaet mengaku balapan virtual itu terasa sangat berat. "Rasanya detak jantung saya sudah lama tidak setinggi itu. Tentu saya puas dengan performa ini. Agak aneh balapan di rumah sendiri. Tapi saya memberikan yang terbaik," ucapnya seperti dilansir Sporza.

Van Avermaet, seperti kebanyakan orang, tentu berharap masa-masa lockdown ini segera berakhir. Dan orang bisa segera menyaksikan balapan yang sesungguhnya di jalanan.

"(Balapan virtual) ini adalah ide yang baik. Semua orang suka Tour of Flanders. Balapan ini tentu tidak setara dengan yang aslinya, tapi paling tidak kami mampu menghibur penggemar," pungkasnya. (mainsepeda)


COMMENTS