Tahun baru, resolusi baru. Itulah yang banyak dilakukan masyarakat ketika menyambut tahun baru, termasuk pembalap KGB Jakarta, Dealton Nur Arif Prayogo. Rider asal Sidoarjo itu sudah menetapkan resolusinya untuk 2020. 

Dealton mengaku puas dengan pencapaiannya selama 2019. Dari pelbagai kejuaraan yang  diikuti, baik di dalam negeri maupun luar negeri, ia acap kali naik podium. Dealton adalah runner up kejuaraan nasional Individual Time Trial (ITT) 2019. 

Baru-baru ini ia juga menjuarai Individual Time Trial (ITT) di CCI Series XXXI-Piala Bupati Lombok Barat. Dealton juga menjadi best Indonesian rider kedua pada etape pertama Tour de Siak 2019.

Sebelumnya, Dealton yang memperkuat tim nasional Indonesia, sukses menempati urutan ketiga di klasemen tim Indonesia di Tour d’Indonesia 2019. Selain itu, ia juga berulang kali naik podium di luar negeri.

“Yang sudah mencapai target pada 2019 ini adalah berbagai macam lomba spesialis saya, yakni ITT. Baik ketika lomba di Thailand, Singapura, maupun Indonesia, saya bersyukur bisa masuk tiga besar terus,” ujar Dealton.

Dengan pencapaian apik selama 2019, Dealton ingin tampil lebih strong pada musim depan. “Tahun depan harusnya prestasi di ITT harus dipertajam. Soalnya tim mengharapkan lebih fokus ke ITT,” jelasnya. 

Ia akan mengawali tahun dengan mengikuti sebuah event di Sulawesi. Selain itu, Dealton juga membidik serangkaian balapan di luar negeri. “Gambarannya masih di sekitar Asia Tenggara,” imbuh mantan pembalap PSN itu.

Selain mempertajam skill-nya di nomor ITT, Dealton juga ingin tampil serta mendapatkan hasil yang lebih baik di tur. “Balapan sekelas tour, yang berhari-hari, harus lebih tingkatkan lagi,” tutur Dealton.(mainsepeda)

Foto: Instagram Dealton Nur Arif Prayogo

Populer

EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Lepas Aerobar sejak di Blitar, Zidan Makin Melesat Menuju Finis di Surabaya
EJJ 2026: Three-Peat! Zidan Raih Gelar ’Sarjana S3 Ultra'
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026 - 600 Km: Cyclist Mix Prancis-Sunda Bawa Jimat Keberuntungan Multifungsi
EJJ 2026: Kena Dobel Kendala, Muhammad Suhud Harus Beli Ban sekaligus Smartphone Baru
Update EJJ 2025 1.500 Km: Segmen Tanjakan Pacitan-Trenggalek Kejam
EJJ 2026: Hanya Satu Peserta Gagal CoT di Cima Coppi
EJJ 2026: No Team Order, Dua Cyclist Wdnsdy JB dan Joko Bersaing Ketat Berebut Takhta Men 40 and Up
EJJ 2026: Dilema Bambang Hartana, antara ‘Tugas Negara’ dan Target Mengejar CoT di CP 2