Peter Sagan akan membalap di Giro d'Italia 2020. Ini adalah Giro pertama yang diikuti sang superstar balap sepeda asal Slovakia tersebut. Selain Giro, Sagan juga akan tetap turun di Tour de France musim depan. 

Sagan merupakan penyandang tiga gelar juara dunia. Pembalap BORA-hansgrohe itu telah mencicipi hampir seluruh balapan bergengsi di dunia. Hanya ada satu race besar yang belum dijajal, yaitu Giro d'Italia. 

Bersama Tour de France, dan La Vuelta a Espana, Giro d'Italia termasuk dalam tiga balapan Grand Tour. Inilah adalah ajang paling bergengsi dalam kompetisi balap sepeda profesional di dunia.

Setelah lebih dari satu dekade membalap, Sagan akhirnya menjalani debut di Giro tahun depan. Hal ini ditandai dengan kehadiran Sagan dalam presentasi rute Giro d'Italia 2020 di Milan, Kamis (24/10) malam. Giro akan dilangsungkan 9-31 Mei 2020.

“Dalam sepuluh tahun terakhir saya memiliki kesempatan, dan hak istimewa untuk bersaing, berkali-kali, dalam beberapa balapan paling bergengsi yang diadakan di Italia. Akan tetapi, saya selalu merasa ada sesuatu yang hilang, yaitu Giro d'Italia,” katanya.

Menurut Sagan, Giro d'Italia adalah balapan yang diidamkan oleh seluruh pembalap dunia. Tak terkecuali dirinya. Sebab, Corsa Rosa (julukan Giro) merupakan salah satu balapan paling indah, serta paling menantang di dunia. 

“Inilah sebabnya saya senang mengumumkan bahwa pada 9 Mei mendatang saya akan berada di garis start, di Budapest. Saya siap untuk mengikuti Grand Tour yang ikonik ini, untuk pertama kalinya,” terang Sagan dalam laman resmi BORA-hansgrohe. 

Sagan antusias karena karena Grande Partenza dan tiga etape pertama Giro dilaksanakan di Hungaria. Negara yang dekat dengan kampung halamannya, Slovakia. “Saya yakin dukungan orang Slovakia akan terasa di sepanjang jalur,” bilangnya.

Ralph Denk, manajer tim BORA-hansgrohe, mendukung langkah pembalapnya untuk ambil bagian di Giro tahun depan. Menurut Denk, tak lengkap rasanya apabila Sagan tidak membalap di Giro. 

“Seorang juara seperti dia menurut saya harus membalap di Giro. Setidaknya sekali dalam karirnya. Bagi saya, itu juga menunjukkan rasa hormat terhadap Giro,” sebut Denk.

Selain Giro, Sagan juga akan membalap di Tour de France 2020. Ajang ini memang favoritnya. Sagan bergelimang prestasi selama delapan kali berlaga di Tour de France, sejak 2012 hingga 2019. Ia telah meraih tujuh Green Jersey.

“Para penggemar di Perancis tidak perlu khawatir. Sebab Peter juga akan bersaing di Tour de France pada Juli mendatang,” ungkap Denk.

Keterangan Denk memberi isyarat bahwa Sagan akan absen pada La Vuelta a Espana 2020. Sagan empat kali membalap di La Vuelta. Mulai 2011, 2014, 2015, dan 2018. Prestasi terbaiknya hanya runner up di klasemen akhir Green Jersey pada 2018.(mainsepeda)

 

Foto: Bettini Photo

Populer

Italia Juara Dunia Mixed Relay 2026, Prancis dan Swiss Lengkapi Podium
Asian Games 2026: Alexey Lutsenko Raih Emas Road Race dan Ukir Sejarah
UAE Team Emirates-XRG Pastikan Pogacar Absen di Kejuaraan Eropa 2026
Asian Games 2026: Guo Li Raih Emas Road Race Putri
Nggravel Blitar 2026: Podium Juara Kategori MTB Diisi Peserta dari Beragam Kota
Taklukkan Tour of Flanders 2026, Pogacar Jaga Asa Misi Monument Slam
Kejurnas Road Race 2025: Muhammad Abdurrohman Sabet Gelar Juara Nasional IRR
Triumvirat di Liege-Bastogne-Liege 2026: Pogacar dalam Kepungan Remco dan Seixas
Muda Berbahaya! Fariz dan Kamila Jadi Prince dan Princess of the Mountain KAI Ngebel KOM 2026
Grupset 13-Speed Rotor sekarang Ada untuk MTB