Tak henti-hentinya, Zuraida Arlisa, istri almarhum Muhammad Taufiq mengucapkan terima kasih. Atas kepedulian dan perhatian komunitas cyclist di Indonesia terhadap musibah yang dialaminya.

Ibu dua anak itu berupaya tetap tegar. Saat menerima kehadiran beberapa perwakilan komunitas BRCC di rumah duka, Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Minggu, 8 September.

Kepada Zuraida, Guntur Priambodo, ketua BRCC, menyerahkan secara langsung sejumlah uang yang terkumpul dari acara gowes bersama dengan tema “Tribute for M.Taufiq”. Acara gowes bersama sekaligus penggalangan dana bagi keluarga almarhum M.Taufiq ini digelar Minggu pagi, 8 September di empat kota sekaligus, yakni Banyuwangi, Surabaya, Gresik, dan Jakarta.

Guntur Priambodo, ketua BRCC menyerahkan donasi kepada Zuraida Arlisa.

“Ini sudah bukan lagi sekedar ride untuk membantu saudara. Ride ini untuk mengingatkan semua pengguna jalan untuk lebih saling menghargai, untuk lebih saling menjaga. Demi keselamatan semua. Terima kasih atas segala support-nya. Semoga saudara kami, Muhammad Taufiq mendapat tempat yang layak di sisi-Nya. Dan kita bisa terus bersepeda sekaligus memberikan manfaat pada orang banyak,” bilang Guntur Priambodo, Ketua BRCC.

Hal senada juga diungkapkan oleh Shandy Priscilla, perwakilan komunitas RCC Jakarta. “Saya hanya memberikan tradisi di komunitas RCC bahwa kita pesepeda adalah keluarga. Sebisa mungkin saling membantu. Sehingga kawan-kawan komunitas. Bukan hanya berkumpul untuk sepeda saja tetapi bila kita bisa melakukan lebih dari itu untuk kebaikan bersama,” tutur Shandy.

Terima kasih komunitas sepeda Indonesia dan selamat jalan, Muhammad Taufiq! (mainsepeda)

Komunitas RCC Jakarta.

Komunitas Women Cycling Community (WCC) Surabaya.

Komunitas GrisseeCC Gresik.

Komunitas FreedomCC Surabaya.

Komunitas Bikeberry Surabaya.

Komunitas Voila, Rapide, KFC Cycling Team, KGB, The Brandals, Monas, dan lainnya di Jakarta.

Komunitas Young Surgeon Cycling Club (YSCC) Surabaya.

Perwakilan Strattos Cycling Club (SCC) Surabaya.

Perwakilan tim balap UCI Continental, Customs Cycling Indonesia (CCI).

Komunitas Surabaya Road Bike Community (SRBC).

Dari kiri : Agus Mardi Santoso (BRCC), Isna Iskan (WCC Surabaya) bersama Putu Yulianti, Alvin, dan Alven (keluarga mendiang Lucky Kojongian).

 

 

Populer

Nggravel Blitar 2026: Sabet Lanterne Roque Akibat Ban Bocor Suami, Hingga Keasyikan Reuni
Nggravel Blitar 2026: Podium Gravel Bike Diisi Sosok Familier
Amstel Gold Race 2026: Pembalasan Dendam Sempurna Remco Evenepoel
Nggravel Blitar 2026: Podium Juara Kategori MTB Diisi Peserta dari Beragam Kota
Nggravel Blitar 2026: Adrian Tercepat MTB, Yusuf Kibar Finish Pertama Kategori Gravel Bike
Hiyaaaaa, Sudah Muncul Pinarello Dogma F12
Herbamojo, Suplemen untuk Mendukung Stamina Tetap Prima
Kesalahan Cyclist Pemula: Duduk Mengangkang, Celana Dalam, atau...
Ceepo Shadow-R: Lebih Cepat Pakai SideFork
Main MTB di Bogor, ke Mana Aja?