Wdnsdy Cafe Bazaar Kemerdekaan (Swap Meet V)
Berangkat dengan Helm Avand, Pulang Pakai Helm Specialized Prevail
by - August 18, 2019

Acara jual beli dan tukar-menukar komponen dan apparel sepeda telah dinantikan oleh banyak cyclist maupun pelapak. Dengan adanya community swap meet yang diadakan oleh Wdnsdy Cafe di Surabaya Town Square ini maka banyak “harta karun” yang bermunculan.

“Banyak member kami yang ingin menjual barang-barang bekasnya dan menunggu Wdnsdy Café membuat even swap meet,” tutur Alfan, pelapak dari Fold.id Sidoarjo.

Selain Fold.id Sidoarjo, ada juga pelapak dari komunitas 031Brompton, SixPack, Strattos Cycling Club (SCC), Wdnsdy Bike, SUB Jersey, Johnny Ray Cycling, Strive Nutrition Products, dan teman-teman dari Azrul Ananda School of Suffering (AA SoS) yang menggelar barang-barangnya di hari Minggu, 18 Agustus itu.

Di even kali ini, Wdnsdy Bike memajang sepeda seri terbarunya, Wdnsdy AJ1 Disc Brake. Lengkap dengan jajaran warnanya. Ada juga sepeda Wdnsdy Journey (sepeda gravel), juga Wdnsdy AJ62.

“Kebetulan sedang di Surabaya, saya mampir ke Wdnsdy Café ini untuk melihat langsung AJ1 disc brake. Saya suka yang warna hijau. Kelihatan segar,” bilang Budi Dwiputra, cyclist asal Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Berbeda dengan Suhartono, cyclist asal Bandung ini naksir dengan sepeda Wdnsdy Journey yang dipasangi ban ukuran 43 mm. “Keren banget kelihatan gagah. Saya coba dan terasa nyaman,” tukas pria paroh baya ini.

Selain sepeda, ada SUB Jersey yang menjual koleksi apparel cycling seri Indonesia sesuai dengan tema swap meet kali ini yaitu Bazaar Kemerdekaan. Bersebelahan dengan Johnny Ray Cycling yang fokus menjual Brompton dan segala pernak-perniknya termasuk apparel sepeda lipat asal Inggris.

Pelapak SUB Jersey.

Banyak cerita lucu dari cyclist yang mampir ke swap meet kali ini. Muchamad Abdul Gofur, cyclist asal Sukodono, Sidoarjo datang ke swap meet dengan bersepeda. Lantas, Gofur istirahat menikmati kopi dan meletakkan helm di atas meja.

Pelapak teman-teman Azrul Ananda School of Suffering (AA SoS).

“Ternyata helm Avand saya langsung ditawar oleh cyclist lain namanya Ali Mashudi. Jadi saya harus berburu helm di pelapak swap meet. Dan ketemu helm Specialized Prevail milik Ricky dari lapak Strattos Cycling Club. Jadi saya pergi pulang dengan helm yang berbeda,” cerita Gofur lantas tertawa.

Sukamto dari Surabaya Road Bike Community (SRBC) juga bahagia setelah memperoleh “harta karun”. Dirinya baru membeli sepeda warna merah dan sedang mencari sepatu yang matching. Dan “berjodoh” dengan Waskito Sugihartono yang melepas sepatu Giro Savix size 44 merah karena sepeda merahnya dijual.

Selain ajang temu pembeli-penjual, acara ini sekaligus jadi ajang temu kangen antar komunitas. Free Bike Indonesia (FBI), Surabaya Road Bike Community (SRBC), Meteor Surabaya, komunitas fixie bike, dan komunitas Brompton-pun hadir memeriahkan even ini.

Tak mau ketinggalan, Women Cycling Community (WCC) ikut meramaikan acara swap meet seri ke-lima ini. sekitar 20-an cyclist perempuan gowes bersama keliling kota dan finis di Wdnsdy Café.

 

“Masih nuansa agustusan, kita mengadakan lomba balap karung, tarik tambang, pindah sarung, dan pindah botol. Dengan hadiah yang khas ibu-ibu mulai panci hingga sikat kamar mandi. Terpenting harus warna ungu!” bilang Fitri Ismi, ketua WCC Surabaya.

Menurut Yan Christanto, dari Wdnsdy Café akan rutin menggelar even semacam ini. Agar ada jual beli komponen antar cyclist sekaligus ajang kumpul-kumpul dan silahturahmi. (mainsepeda)

Johnny Ray menjadi MC dadakan untuk memeriahkan acara.

Pelapak Wdnsdy Bike.

Pelapak Strive Nutrition Products.

Pelapak SixPack Surabaya.

Pelapak Fold.id Sidoarjo dan 031 Brompton.

Pelapak Strattos Cycling Club.

Pelapak teman-teman Azrul Ananda School of Suffering (AA SoS).

Pelapak Johnny Ray Cycling.

 

Komunitas Free Bike Indonesia.

Komunitas Women Cycling Community (WCC) Surabaya.

Komunitas Surabaya Road Bike Community (SRBC).

 

 


COMMENTS