Kolom Azrul Ananda
Senang dan Sedih Shimano Dura-Ace dan Ultegra Baru (2-Habis)
Sebagai penghobi sepeda yang sudah merasakan beberapa kali "gempa" akibat pergantian generasi grupset Shimano, ada beberapa hal menyenangkan, juga menyedihkan, dari hadirnya Dura-Ace 9200 dan Ultegra 8100.
Senang dan Sedih Shimano Dura-Ace dan Ultegra Baru (Seri 1)
Penguasa komponen sepeda dunia itu bukan sekadar merilis Dura-Ace baru, mereka juga membarenginya dengan Ultegra terbaru. Sama-sama 12-Speed, sama-sama semi-wireless.
Mengapa Bahan Aluminium adalah Pahlawan
Pada dasarnya, ada empat bahan utama frame sepeda. Steel, titanium, karbon, dan aluminium. Dari keempat bahan itu, yang disebut terakhir dikenal sebagai materi paling murah. Meski demikian, aluminium tidak boleh diremehkan.
Salah Saya Sendiri Gagal Finish Unbound Gravel (Dirty Kanza) 2021
Salah saya sendiri. Seratus persen. Tidak berhasil menuntaskan Unbound Gravel (Dirty Kanza) 2021, ajang gravel grinder terbesar dan terberat di dunia. Di kelas 200 mil, dari total jarak resmi 206 mil (331 km), saya hanya mampu bertahan sampai mil 126 alias km 202.
Pembalap WorldTour Kembali Ramai-Ramai ke Kansas
Unbound Gravel (Dirty Kanza) kembali menjadi pionir sebagai pemersatu. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak nama besar turun gunung berlomba di Kansas. 
Event Road Makin Punah, Event Gravel Makin Booming
Gravel riding, lalu gravel racing, bisa dibilang merupakan aliran paling booming di dunia sepeda Amerika. Popularitasnya terus menggeser arena road riding "normal." Situasi dan kondisi yang mendorong terjadinya itu.
Setelah Tiga Tahun, Akhirnya Ikut Dirty Kanza
Saya dan John Boemihardjo akan ikut kelas utama, yaitu yang 200 mil (tepatnya 206 mil) alias 322 km. Harus dituntaskan dalam 21 jam. Sedangkan Johnny Ray ikut yang 100 mil alias 160 km.