herbana bromo kom challenge 2019
Tips Setting Sepeda Ideal untuk Taklukkan Bromo KOM
Even menanjak paling ditunggu di Indonesia, Herbana Bromo KOM Challenge 2019, tinggal menghitung hari. Pada Sabtu, 16 Maret nanti, lebih dari 1.100 peserta akan ikut HUMN (Hari Ujian Menanjak Nasional), mencoba menaklukkan rute menuju ketinggian 2.000 meter di Wonokitri. Ini adalah tips persiapan khusus yang bisa dilakukan pada sepeda/senjata yang akan digunakan.
Ada Bus dan Truk Untuk Pulang dari Wonokitri
Pekan depan, Sabtu, 16 Maret even menanjak paling bergengsi, Herbana Bromo KOM Challenge dimulai. Sebanyak 1.148 cyclist gowes dari Surabaya menuju Wonokitri, Bromo. akan berangkat dari lapangan Makodam Surabaya tepat jam 06.00. Ketika “siksaan” menanjak ke Wonokitri, Bromo usai jam 13.00, tidak perlu bingung pulang ke Surabaya. Panitia penyelenggara Herbana Bromo KOM Challenge telah menyediakan solusi terbaik.
Time Limit Jam Satu Siang
Semakin dekat pelaksanaan even menanjak paling bergengsi, Herbana Bromo KOM Challenge 2019. Informasi jadwal detil dan terpenting time limit sangat ditunggu oleh peserta even yang akan digelar tanggal 16 Maret 2019.
Lebih 1.100 Cyclist dari 13 Negara dan 363 Komunitas
Herbana Bromo KOM Challenge 2019 benar-benar even menanjak paling diminati di Indonesia. Tercatat lebih dari 1.100 peserta akan mencoba menaklukkan rute menuju Wonokitri, Bromo, pada Sabtu, 16 Maret mendatang. Panitia telah melakukan verifikasi final. Tercatat ada 1.148 peserta, datang dari 13 negara dan 363 komunitas.
Bagaimana Menaklukkan Tanjakan Bromo KOM?  
Pada 16 Maret 2019, lebih dari 1.000 cyclist bakal kembali uji ketangguhan. Mencoba menaklukkan tanjakan menuju Wonokitri, Bromo. Di ketinggian sekitar 2.000 meter. Bagi cyclist level apa pun, tanjakan ini punya misteri tersendiri. Lewat tulisan ini, saya akan mencoba membagi rute Bromo KOM menjadi beberapa bagian. Mulai dari start di Surabaya hingga mencapai Wonokitri, Bromo. Saya akan mencoba menjelaskannya sesederhana mungkin. Semoga bisa bermanfaat.
Dari Malaysia Tak Sabar Ikutan Bromo KOM
Gengsi even Herbana Bromo KOM Challenge 2019 kian tinggi. Selain tim balap sepeda level continental, PGN Road Cycling Team dan KFC Cycling Team yang sudah konfirmasi, banyak juga peserta luar negeri yang mengikuti even tahunan ini. Salah satunya yang paling atusias adalah Haji Saka, cyclist asal Kuala Lumpur, Malaysia.
Tim Continental KFC dan PGN Ikut Berebut Juara Bromo
Awal tahun, belum banyak even balap sepeda bergengsi yang digelar di Indonesia. Dan Herbana Bromo KOM Challenge dijadikan incaran oleh tim-tim balap sepeda papan atas Indonesia. KFC Cycling Team (KCT) dan PGN Road Cycling Team (PRCT) yang tercatat sebagai UCI Continental Team asal Jakarta menjadikan even yang digelar tanggal 16 Maret ini sebagai ajang latihan sekaligus pembuktian kemampuan tim.